Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis per 1 Maret, Walhi: Soal Sampah Plastik Bukan Hanya Membayar

Langkah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang mulai memberlakukan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) per 1 Maret,

Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis per 1 Maret, Walhi: Soal Sampah Plastik Bukan Hanya Membayar
daizuoxin
Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis per 1 Maret, Walhi Sebut Persoalan Sampah Plastik Tak Selesai Dengan Membayar 

Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis per 1 Maret, Walhi Sebut Persoalan Sampah Plastik Tak Selesai Dengan Membayar

TRIBUNBATAM.id - Langkah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang mulai memberlakukan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) per 1 Maret, dianggap sejumlah kalangan tidak akan banyak menekan penggunaan kantong plastik di masyarakat.

Alih-alih menekan, kebijakan KPTG menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) DIY, Halik Sandera malah akan menyuburkan praktik 'bisnis lain' dari gerai ritel selain produk yang selama ini dijual.

Bahayakan Tim SAR, Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Dihentikan

Halik berpendapat, persoalan sampah plastik yang berlarut-larut tak kunjung usai, salah satunya penggunaan kantong plastik, tidak akan selesai hanya dengan menerapkan kewajiban membayar.

JANGAN LUPA! Mulai Hari Ini, Kantong Plastik Mulai Bayar, Bawalah Tas Saat Belanja

Catat Per 1 Maret 2019 Kantong Plastik di Swalayan Tidak Lagi Gratis, Ini Sebabnya

Sosok Dibalik Ayah Gantikan Anaknya Terima Ijazah di Wisuda UIN Ar Raniry yang Viral di Medsos

 
"Persoalannya ada di hulu impor, pembuatan plastik perlu ada regulasi pembatasan untuk masuknya pembuatan plastik," tegas Halik saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (1/3/2019).

Selain pembatasan impor biji plastik, Halik memandang bahwa regulasi terkait tanggung jawab produsen atas kemasan dari produk yang dihasilkan, sebagaimana mandat UU Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah wajib dilaksanakan.

Di samping itu, dorongan dan sosialisasi terhadap penggunaan kantong belanja alternatif juga mesti digalakkan.

"Daerah perlu juga mendorong penggantian kantong plastik dengan kantong kertas atau kain yang bisa digunakan kembali atau didaur ulang," ucapnya. (tribunjogja)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul WALHI: Persoalan Plastik Tidak Selesai Hanya Dengan

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved