Senin, 27 April 2026

TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI - Fakta di Balik Pembangunan Jembatan Barelang Batam

Jembatan Barelang ada 6 jembatan yang menghubungkan Batam dengan 6 pulau lain, yakni Tonton, Nipah, Setokok, , Rempang, Galang dan Galang baru.

Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNNEWS.id
BP Batam-Barelang Marathon 2018 yang akan dilaksanakan pada Minggu (2/12/18) merupakan pilihan yang tepat untuk berolahraga sambil menikmati wisata bahari Kepulauan Riau. 

Proyek jembatan pertama dikerjakan PT Pembangunan Perumahan. Itu setelah melalui proses tender, dan didapatlah pemenang yang akan melaksanakan pembangunannya dari PT Pembangunan Perumahan.

Jembatan I Barelang diberi nama Teungku Fisabilillah. Nama ini diambil dari nama Raja yang Dipertuan Muda Riau-Lingga-Johor-Pahang IV.

Jembatan ini menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Tonton dengan tipe cable stayed. Sesuai masterplan, Pulau Tonton akan dikembangkan sebagai kawasan pariwisata. Pembangunan enam jembatan ini dimulai pada Oktober 1993. Namun tak disebutkan berapa lama pengerjaan jembatan I ini.

2. Jembatan II Barelang

Proyek jembatan ini dikerjakan PT Hutama Karya. Disebut juga Jembatan Nara Singa II. Diambil dari nama seorang Panglima Raja Indragiri Hulu. Merupakan jembatan Balance Cantilever Box Gierder, Single Box terpanjang di Indonesia saat itu. Yakni panjangnya 420 meter dan lebar 18 meter.

Jembatan ini menghubungkan Pulau Tonton dan Pulau Nipah. Pulau Nipah sendiri direncanakan sebagai kawasan suaka alam, pelestarian alam, cagar alam dan ilmu pengetahuan. Pengerjaan jembatan memakan waktu 1.305 hari dan selesai pada 31 Mei 1997.

3. Jembatan III Barelang

Diberinama Jembatan Raja Ali Haji. Diambil dari nama seorang ulama, sejarawan dan pujangga abad ke-19 dari Kerajaan Lingga. Raja Ali Haji juga merupakan cucu Raja Haji Fisabilillah. Maha karyanya yang terkenal adalah Gurindam Dua Belas.

Jembatan III dibangun PT Bangun Cipta Kontraktor. Merupakan jembatan dengan tipe segmental concrete box girder dengan tipe pondasi abutment. Lama pengerjaan 901 hari dan selesai pada 31 Maret 1996.

4. Jembatan IV Barelang

Diberi nama Jembatan Sultan Zainal Abidin. Diambil dari nama seorang pejuang di Riau sekaligus ulama. Ia berjasa melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda untuk mempersatukan Rokan dari Hulu hingga Hilir.

Dibangun PT Waskita Karya. Lama pengerjaan 1.328 hari dan selesai pada 31 Mei 1997. Jembatan ini menghubungkan Pulau Setoko dan Pulau Rempang. Dilihat statusnya sebagai taman buru, Pulau Rempang akan dikembangkan sebagai daerah industri, pemukiman, pariwisata, perdagangan dan jasa.

Desainnya hampir sama dengan Jembatan II dan merupakan jembatan Balance Cantilever.

5. Jembatan V Barelang

Diberi nama Tuanku Tambusai. Diambil dari nama pahlawan nasional di masa penjajahan Belanda. Jembatan ini menghubungkan Pulau Rempang dan Pulau Galang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved