BATAM TERKINI

Asyik Main Game Online di Warnet hingga Jam 01.30 WIB, Belasan Bocah Diamankan Satpol PP Batam

Belasan bocah diamankan Satpol PP saat sedang asyik main game online di sebuah warnet di Batuaji jam 01.30 WIB, Minggu (3/3/2019).

TRIBUNBATAM/IAN SITANGGANG
Foto anak-anak yang diamankan Satpol PP, Polsek Batuaji dan perangkat RT/RW di Warnet yang ada di Batuaji, Minggu (3/3/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polsek Batuaji dan Perangkat RT/RW di Batuaji mengamankan belasan anak-anak yang masih main game online di Warnet yang ada di Batuaji, Minggu (3/3/2019) sekitar jam 01.30 WIB.

Anak-anak yang diamankan Satpol PP bersama anggota dari Polsek Batuaji tersebut, sedang asyik bermain game online di Warnet Berkah yang ada di Ruko Limanda Batuaji.

"Razia ini kota lakukan karena banyaknya keluhan dari warga mengenai keberadaan warnet yang buka sampai larut malam," kata Agung, Ketua RW Puskopkar Batuaji.

Dia mengatakan, selama ini banyak orangtua yang mengeluhkan ke beradaan warnet yang ada di Batuaji, karena membuka usaha mereka sampai larut malam.

"Miris melihat anak anak sekarang, sudah banyak yang tidak bisa diatur oleh orangtuanya, bahkan banyak anak-anak yang bermain warnet harus dijemput orangtuanya baru pulang," kata Agung.

Sementara di tempat terpisah Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, mengatakan mereka hanya sebatas menghimbau orangtua untuk mengawasi anaknya.

Sudah 2 Jam Terbakar, Api di Hutan Bukit Harimau Sekupang Batam Belum Bisa Dipadamkan

Pemko Batam Buka Lowongan Anggota Direksi dan Komisaris BUMD, Ini Syaratnya!

Ayah Fitri Yu Emosi Saat Rekonstruksi : Beraninya Sama Perempuan Kau!

Terungkap Saat Rekonstruksi, Yuda Mencekik Fitri Yu dari Belakang, Simak Kronologi Lengkap Disini

"Selama ini, banyak kasus yang kita tangani khususnya curanmor, dimana alasan pelaku uang hasil pencurian dihabiskan untuk bermain warnet," katanya.

Dia juga mengatakan banyak pelaku curanmor, melakukan aksinya setelah belajar dari internet.

"Kita hanya menghimbau orangtua agar jangan sampai anaknya nanti menjadi korban atau pelaku yang hanya ikut ikutan.

Jika kita menangkap pelaku curanmor semua akan kita proses,"kata Syafruddin. (tribunbatam.id/ian sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved