Kamis, 9 April 2026

Google Doodle Hari ini Olga Ladyzhenskaya, Ternyata Dia Merupakan Matematikawan Asal Negara Ini

Ada Sosok baru di Google Doodle, Kamis (27/3/2019) Hari ini. Dia merupakan Olga Ladyzhenskaya Matematikawan Uni Soviet yang Pernah Dilarang Masuk ke

Editor: Eko Setiawan
Google/tangkapanlayar
Google Doodle Hari Ini Olga Ladyzhenskaya, Matematikawan Uni Soviet dan Rusia 

Google Doodle Hari Ini Olga Ladyzhenskaya, Matematikawan Uni Soviet yang Pernah Dilarang Masuk ke Universitas Leningrad

TRIBUNBATAM.id - Ada Sosok baru di Google Doodle, Kamis (27/3/2019) Hari ini.

Dia merupakan Olga Ladyzhenskaya Matematikawan Uni Soviet yang Pernah Dilarang Masuk ke Universitas Leningrad

Olga Ladyzhenskaya muncul jadi Google Doodle hari ini Kamis (7/3/2019).

Siapakah sosok Olga Ladyzhenskaya sehingga dipilih menjadi Google Doodle hari ini?

Mari kita mengenal Olga Ladyzhenskaya sosok yang diabadikan jadi google doodle.

Pak Kades Mesum Dengan Istri Warga, Ketahuan Sama Suami Selingkuhannya, Bupati Pecat Oknum Kades

Persib Bandung Keok Lagi vs Persebaya, Bobotoh Meradang, Tagar #RadovicOut Viral

Simpan Sperma Majikan Sebagai Bukti, TKW Ini Jebloskan Majikan Kepenjara Setelah Dirinya Diperkosa

Doa Rasulullah Tiap Masuk Rajab dan Niat Puasa Sunah Rajab dan Keutamaanya

Gambar Olga Ladyzhenskaya disandingkan dengan rumus di Google Doodle.

Melansir Wikipedia, Olga Ladyzhenskaya adalah seorang matematikawan Uni Soviet dan Rusia.

Memiliki nama lengkap Olga Aleksandrovna Ladyzhenskaya, dia dikenal dengan karya persamaan diferensial parsial dan dinamika fluida.

Google Doodle Hari Ini Olga Ladyzhenskaya, Matematikawan Uni Soviet dan Rusia (Google/tangkapanlayar)

Kelahiran 7 Maret 1922 ini memberikan bukti secara kuat tentang konvergensi metode beda hingga untuk persamaan Navier-Stokes

Olga Ladyzhenskaya penerima penghargaan Medali Emas Lomonosov tahun 2002.

Olga Ladyzhenskaya lahir dan besar di Kota Kologriv.

Dia adalah putri Anna Mikhailovna dan Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski seorang guru matematika terkenal karena inspirasi dan cintanya pada matematika.

Pada Oktober 1937 ayahnya ditangkap dan dipersekusi hingga tewas oleh NKVD.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved