HEADLINE TRIBUN BATAM

HEADLINE TRIBUN BATAM - Masinis Syok dan Trauma, Penumpang Terlempar saat KRL Terguling

Kereta jurusan Jakarta - Bogor mengalami kecelakaan di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (10/3/2019).

HEADLINE TRIBUN BATAM - Masinis Syok dan Trauma, Penumpang Terlempar saat KRL Terguling
tidak ada
halaman 01 tribun batam 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kereta jurusan Jakarta - Bogor mengalami kecelakaan di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (10/3). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.10 WIB.

Salah seorang korban, Lilis Septiani (23), menceritakan detik-detik mengerikan saat KRL yang ditumpanginya anjlok dan terguling. Saat itu KRL sedang menurunkan kecepatan. Tiba-tiba KRL anjlok dan menabrak sesuatu.

“Brakkk! Kaya nabrak pohon gitu masinisnya," kata Lilis.

Lilis juga sempat terinjak-injak saat hendak menyelamatkan diri. Saat itu gerbong KRL dalam posisi miring saat gerbong lainnya terguling.

"Pas anjlok kan miring ke kiri, semua kelempar. Lomba-lomba nyelametin diri. Semua ambruk ke sebelah kiri, nyungsep. Pas pintu kebuka baru pada ngejatuhin diri ke bawah," kata Lilis.

Sementara itu saksi di lokasi kejadian menceritakan, saat kejadian terdengar suara dentuman keras dari arah kereta.

Selama 2 Bulan Sejak Februari, 4 Mobil Terbakar di Jalanan di Batam, Termasuk Sebuah Mobil Mewah

Hasil, Klasemen & Top Skor Liga Italia, Juventus & 2 Milan Menang, Gol Quaqliarella Kalahkan Ronaldo

Gaya dan Masakan Chef Renatta Moeloek, Juri Baru Masterchef Indonesia 2019

Dishub Diminta Tegas Soal Titik Jemput, Sopir Taksi : Jangan Nanti Ditahan Terus Mudah Dilepas

Anak Bunuh Ibunya Karena Permintaan Buatkan Kue Tak Dipenuhi, Padahal Sang Ibu Lagi Sakit

"Sekitar pukul 10.00 WIB, pas itu ada suara keras dari arah rel. Semua warga langsung lari ke arah rel," kata Dayat (52), penjaga pintu kereta di dekat lokasi.

Dayat menyebutkan, sebelum kereta anjlok, bagian atap sempat mengenai kabel listrik. Beberapa saat kemudian bagian gerbong depan terguling keluar dari jalur rel.

"Yang saya lihat, di gerbong depan banyak penumpang. Semua penumpang di dalam kereta langsung keluar menyelamatkan diri," ujar dia.

Penumpang KRL lain bernama Harsa Putra mengakui saat itu kereta sedang mengantre untuk masuk ke Stasiun Bogor. Tiba-tiba saja penumpang melihat kabel listrik atas bergerak cukup keras.

Tidak lama kemudian, kereta lantas berhenti. Penumpang sempat mengira kereta berhenti karena tersangkut kabel itu. Tapi, gerbong bagian depan sudah terbalik.

"Memang lagi antre di Kebon Pedes Bogor, tiba tiba kabel atasnya goyang-goyang keras. Enggak lama kereta berhenti, kirain cuma karena nyangkut di kabel saja. Ternyata waktu dicek kereta sudah terbalik begitu," ujar Harsa.

Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan, 17 penumpang menjadi korban anjloknya kereta rel listrik atau commuterline itu.

"Korban yang dievakuasi berada dalam kondisi luka-luka. Hingga pukul 12.10 WIB, tercatat jumlah korban luka mencapai 17 orang," ujar Eva melalui keterangan tertulis, Minggu. (*)

*BACA BERITA SELENGKAPNYA DI TRIBUN BATAM EDISI SENIN 11 MARET 2019

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved