Senin, 20 April 2026

BATAM TERKINI

Air Limbah Batam Bakal Disulap Jadi Kompos dan Air Bersih, BP Batam Gesa Pembangunan IPAL

Air limbah di Batam rencananya akan disulap menjadi kompas dan air bersih lewat pengolahan IPAL

Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
BP Batam mulai melakukan pembangunan konstruksi Wastewater Treatment Plant (WWTP) di Bengkong Sadai. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam masih menggesa pengerjaan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai.

Terbaru, saat ini pembangunan konstruksi Wastewater Treatment Plant (WWTP), sudah mulai dilakukan.

WWTP menjadi bagian penting dalam proyek ini.

Karena berfungsi membuang limbah biologis dan kimiawi di air, sehingga memungkinkan air tersebut dapat digunakan kembali untuk aktivitas lain.

"WWTP sedang kita bangun. Saat ini progresnya sudah 15,32 persen," kata Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam, Iyus Rusmana, Rabu (20/3) di Batam Center.

Selain membangun WWTP, pengerjaan jaringan pipa untuk proyek tersebut juga masih dilanjutkan.

Dari total panjang jaringan 144 km, saat ini sudah terpasang sekitar 70 km, dan akan terus dilanjutkan hingga selesai.

Air ATB Mati di Sejumlah Wilayah di Batam Sejak Selasa (19/3) Malam, Ternyata Ini Penyebabnya

Debit Air Waduk Muka Kuning Menipis, Aliran Air ke Sejumlah Wilayah di Batam Terganggu

LOWONGAN KERJA - Hingga Akhir Maret 2019, PT Sat Nusapersada Batam Butuh 1.000 Pekerja Baru

Kuburan Jadi Tempat Nongkrong dan Pacaran, Ini yang Dilakukan Polsek Batuaji Batam

Begitupun untuk sambungan pipa ke rumah-rumah warga.

Nantinya IPAL ini akan melayani 43 perumahan di Batam Center.

Seperti di Citra Batam, Greenland, Sukajadi, Anggrek Sari, Kembang Sari, Orchid Park dan lainnya.

"Untuk sambungan pipa ke rumah-rumah warga, kita tunggu WWTP dan PS (pumping station) selesai. PS ada lima," ujarnya.

Secara keseluruhan, untuk progres pembangunan IPAL yang mencakup jaringan pipa, WWTP dan lainnya, saat ini sudah mencapai 34 persen. "Ini data Januari lalu," kata Iyus.

Proyek IPAL Bengkong Sadai mempunyai arti penting untuk Batam.

Sebab saat ini buangan limbah domestik di Kota Batam, mayoritas masih mengalir ke waduk.

Sebagian lagi ke pantai dan sungai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved