Wapres Jusuf Kalla Desak Perekaman e-KTP Dipercepat , 4 Juta Waga Belum Masuk Rekam Data 

"Tapi kalau 4 juta tidak bisa dicapai dalam 30 hari, umumnya terjadi di daerah-daerah yang jauh" "Seperti yang tinggal di desa-desa yang jauh" "Itu ka

Wapres Jusuf Kalla Desak Perekaman e-KTP Dipercepat , 4 Juta Waga Belum Masuk Rekam Data 
TRIBUN BATAM/ALFANDI SIMAMORA
Perekaman dan cetak e-KTP di kantor kecamatan Sekupang 

TRIBUNBATAM.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta proses perekaman e-KTP dipercepat karena masih ada sekitar 4 juta warga yang belum terekam datanya.

Hal itu disampaikan Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

"Memang diusahakan dalam satu bulan ini selesai semua"

 "Tapi kalau 4 juta tidak bisa dicapai dalam 30 hari, umumnya terjadi di daerah-daerah yang jauh"

"Seperti yang tinggal di desa-desa yang jauh"

"Itu kan mengalami kesulitan," kata Kalla.

Hutan di Galang Batam Terbakar, Belasan Hektare Kebun Terancam Gagal Panen, Begini Curhat Petani

Timnas Indonesia vs Bali United Rabu Sore Ini, Teco Akan Mainkan Skuat Terbaik; Jangan Sampai Cedera

Kisah Sukses Nassar Juri LIDA 2019 hingga Curhatan usai Ditolak Zaskia Gotik

Dari Rusia, Via Vallen Posting Lagu Pamer Bojo: Kalau Punya Istri Jangan Dipamerkan ke Mantan

 Meski demikian, Wapres meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersiapkan mekanisme lain jika banyak warga yang baru berusia 17 tahun pada bulan April belum memiliki e-KTP.

Sebab, mereka yang baru berusia 17 tahun tersebut terancam tak bisa memilih.

Kalla menyarankan KPU mempertimbangkan mekanisme lain untuk menjamin mereka yang baru berusia 17 tahun pada bulan April tetap bisa memilih meski belum memiliki e-KTP.

Beberapa mekanisme yang bisa ditempuh, menurut Kalla, mengirim undangan khusus kepada mereka yang berusia 17 tahun untuk memilih dengan menggunakan data yang ada di Kartu Keluarga (KK).

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved