Tak Banyak Yang Tahu, Inilah Asal Usul Orang Berkata 'Cheese' Saat Difoto

Namun demikian, awal mula orang berkata cheese saat difoto tidak ada hubungannya sama sekali dengan keju ya!

|
thinkstocks
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id- "Say Cheese" menjadi kalimat singkat yang sering kita ucapkan saat ingin difoto.

Namun, tak banyak yang tahu darimana kalimat ini menjadi familiar digunakan ketika berfoto.

Namun demikian, awal mula orang berkata cheese saat difoto tidak ada hubungannya sama sekali dengan keju ya!

Sebuah sejarahlah yang menjadi awal mula orang berkata cheese saat difoto dari dulu hingga sekarang.

Terlebih di zaman sekarang, sangat umum kita menjumpai orang memberi aba-aba "ciiis" saat hendak difoto.

Bukan Orang Ketiga, Ternyata Ini Penyebab Putusnya Jalinan Asmara Jefri Nichol & Shenina Cinnamon

Hanya 1 Hari Lagi, Promo Traveloka Cashback hingga Rp 1 Juta Buat Pembelian Tiket Pesawat

Wow 5 Tempat di Indonesia Ini Pernah Jadi Lokasi Syuting Variety Show Korea Selatan, Kamu Tahu?

Gunung Everest Mencair Karena Pemanasan Global, Ratusan Mayat yang Pernah Tertimbun Bermunculan

Baik anak-anak hingga orang dewasa sering mengucapkan kata ciiis saat berfoto.

Bahkan saat mendengar kata itu saja, orang otomatis langsung memberikan senyum terbaiknya.

Kata "ciiis" sendiri memang berasal dari kata cheese atau yang berarti keju.

Akan tetapi, sama sekali tidak ada kaitanya antara aba-aba berfoto tersebut dengan makanan fermentasi dari susu itu.

Lantas, bagaimana asal mula orang berkata cheese saat akan mengambil potret diri?

Dilansir Grid.ID dari laman reader's digest, menurut TodayIFoundOut ternyata kata cheese digunakan pertama kali sekitar tahun 1940-an.

Perubahan Ahok Usai Kabar Nikahi Puput Nastiti Devi, Dahlan Iskan: Saya Kasihan pada Veronica Tan

Awas Moms, Jangan Biarkan Anak Kecanduan PUBG, Kalau Tidak Ini Risikonya, Bisa Jadi Pelaku Kekerasan

4 Kulit Buah Ini Bisa Buat Masker Wajah, Bikin Kulit Wajah Glowing dan Sehat, Jangan Dibuang Dulu Ya

Catat! 3 Jenis Buah Ini Pantang Dimakan Ibu Hamil di Trimester Pertama, Ini Penjelasannya

Penggunaan kata cheese saat berfoto pertama kali terlihat pada sebuah surat kabar The Big Spring Herald di Texas yang memuat artikel tentang hal itu pada tahun 1943.

Meski begitu, tidak diketahui secara pasti siapa orang yang pertama kali menggunakan kata cheese saat berfoto.

Bukan hanya tak diketahui siapa pencetus kata itu, alasan mengapa kata cheese yang dipilih juga tidak diketahui pasti.

Akan tetapi, sebagian besar orang percaya jika mengucapkan kata itu maka akan menghasilkan senyuman.

Bunyi "ch" membuat gigi atas dan bawah kamu menjadi menyatu, sedangkan vokal "ee" melibatkan gerak bibir membuat ekspresi wajah jadi tersenyum.

Live Streaming Spanyol vs Norwegia Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Supersoccer TV, Pukul 02.45 WIB

BERITA PERSIB - Manajemen Persib Bandung Akhirnya Ungkap Alasan Rekrut Fabiano Beltrame

Bukan Orang Ketiga, Ternyata Ini Penyebab Putusnya Jalinan Asmara Jefri Nichol & Shenina Cinnamon

VIDEO - Ketika Lionel Messi si Kutu Mati Kutu. Kalah dan Kebobolan Penalti Melompat yang Aneh

Vokal "ee" akan membuat sudut bibir lebih tertarik ke atas, sehingga bentuk bibir akan berubah bak bulan sabit (tersenyum).

Selain analisa tersebut, nyatanya dalam sejarah tak banyak orang yang tersenyum saat berfoto.

Pada abad ke-19 misalnya, hanya ada anak-anak, petani, dan para pemabuk yang tersenyum saat berfoto.

Namun, sebagian besar orang lebih memilih menunjukkan wajah netral yang dianggap menarik dan lebih bermartabat kala itu.

Terlebih, kala itu kondidi kebersihan gigi prioritas orang tidak sebaik zaman sekarang.

Beberapa bahkan memiliki gigi yang hilang atau bahkan rusak, sehingga tidak ingin memperlihatkannya pada banyak orang.

Hati Hati, Rambut Rontok Ternyata Bisa Menjadi Ciri 3 Penyakit Mematikan Ini, Apa Saja?

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Foto Kebersamaan Evi Masamba Dengan Suaminya Menghilang di Instagram

Syahrini Laporkan Lia Ladysta Ke Polisi, Ivan Gunawan: Kalau Bukan Urusannya Gak Usah Komen!

Jimin BTS & Kang Daniel Berebut Posisi 1 Reputasi Brand Bulan Maret, Yuk Intip Siapa Pemenangnya

Tak hanya itu, orang zaman dulu tidak tersenyum sata berfoto karena durasi yang digunakan untuk foto sangat lama.

Diperlukan waktu berjam-jam bahkan hitungan hari hanya untuk mengambil satu foto.

Karena itulah, orang tidak tersenyum saat berfoto lantaran tak mungkin bisa mempertahkan senyumannya dalam waktu lama.

Selain itu, foto pada zaman dulu terbilang barang yang mahal.

Sehingga rata-rata orang hanya berpose satu untuk sebuah foto seumur hidup mereka.

Namun, popularitas foto tanpa senyum kian lama memudar.

Perubahan Ahok Usai Kabar Nikahi Puput Nastiti Devi, Dahlan Iskan: Saya Kasihan pada Veronica Tan

Hardi Kaget Temukan Benda Mirip Torpedo. Sempat Diduga Bom Roket

Profil Chef Juna Masterchef Indonesia 2019, Sempat 12 Tahun Tak Pulang-Pulang dari Amerika Serikat

Cara Bayar Hutang Puasa Ramadhan dengan Bayar Fidyah atau Puasa Qodho, Inilah Niat dan Syaratnya

Tepatnya di tahun 1990-an, foto dengan ekspresi datar atau netral kian serna karena adanya oenemuan kamera.

Kala itu, harga sebuah kodak foto senilai satu dolar AS atau sekitar Rp 14.307 menurut kurs saat ini.

Terlebih seiring bangkitnya industri film Hollywoo yang semakin sering mengabadikan momen sehari-hari untuk dijadikan film.

Sejak saat itulah orang mulai beranggapan senyum dalam foto menjadi hal yang penting. (Novita Desy Prasetyowati)
 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved