Profil Chef Juna Masterchef Indonesia 2019, Sempat 12 Tahun Tak Pulang-Pulang dari Amerika Serikat
Dari tahun 1998 sampai 2009 Chef Juna telah malang melintang di beberapa restoran. Awal berkarir di Indonesia berawal dari liburan terlebih dahulu.
TRIBUNBATAM.id - Masterchef Indonesia 2019 tidak lepas dari sosok para juri yang bikin gregret.
Salah satunya adalah Chef Juna, chef yang dikenal dengan pembawaannya yang dingin dan ketus, tapi memiliki paras yang banyak diidolakan oleh banyak wanita.
Dibalik jago dan profesionalnya Chef Juna, ternyata Chef Juna memiliki pengalaman yang tidak sebentar di dunia kuliner.
Tak dapat dipungkiri lagi, Chef Juna atau Junior Rorimpandey yang pada Masterchef Indonesia season 5 kembali didapuk jadi juri, adalah salah satu faktor yang bikin kompetisi memasak itu begitu disukai penonton layar kaca.
Sebelum jadi juri Masterchef Indonesia, rupanya, Chef Juna atau Junior Rorimpandey lebih banyak mengembangkan kariernya di dunia kuliner di Ameria Serikat.
• Gelar Seminar Nasional di Batam, Lab Prodia Beri Diskon 20 Persen Semua Pemeriksaan, Ini Syaratnya!
• Irish Bella (Suci) di Sinetron Cinta Suci Idolakan Captain Marvel, Inspirasi Menemukan Kekuatan Diri
• Tepergok Saat Beraksi, 2 Pria Ini Ternyata Sering Mencuri, Terakhir Gasak Setrikaan dan Sarung
• Taksi Online vs Konvensional Ribut Terus, Kadishub Kepri: Kita Akan Rapat Terus Sampai Bosan!
Dari tahun 1998 sampai 2009, Chef Juna telah malang melintang di beberapa restoran, dari sebagai pramusaji hingga chef di restoran Jepang bernama Miyako di Houston, kemudian berpindah ke restoran Jepang nomor 1 di Houston Texas yang bernama Up Town Sushi, lalu pindah lagi ke restoran Perancis.
Akhirnya, Chef Juna mencapai posisi tertinggi dalam karier memasaknya, yaitu eksekutif chef di tahun 2009.
Lantas, apa yang membuat Chef Juna memutuskan untuk berkarier di Indonesia?
Chef Juna bercerita, alasannya untuk berkarier di Indonesia muncul ketika dia memutuskan untuk liburan ke Indonesia.
Ya, saat itu Chef Juna yang sudah jadi US Resident Green Card Holder, memutuskan untuk pulang ke Indonesia setelah 12,5 tahun di Amerika Serikat tak pulang-pulang.
"Jadi ceritanya gini, saya di Amerika pada saat itu 12,5 tahun tidak pulang-pulang. Akhirnya saya (memutuskan) liburan ke tanah air, liburan ke Indonesia selama 3 bulan."
"Saya melihat FNB (food and beverage industry: industri kuliner) di Jakarta dan Bali sangat berbeda dengan FNB industry di luar sana," ujar Chef Juna, dalam video yang diunggah di akun Youtube NOVA, 18 November 2018, dikutip TribunJabar.id pada Sabtu (23/3/2019).
Di Amerika Serikat, lanjut Chef Juna, masyarakat memutuskan pergi ke restoran untuk makan makanan yang dibuat oleh chef-nya.
Hal itu berbeda dengan di Indonesia, di mana masyarakat pergi restoran yang nyaman untuk dijadikan tempat 'nongkrong'.
"Di sini hanya karena tempatnya enak untuk nongkrong, ya makanan hanya jadi secondary (pilihan kedua). Karena restoran (di Indonesia, kebanyakan) makanannya itu itu saja," ujar Chef Juna.