BATAM TERKINI

BREAKINGNEWS - Warga Baloi Kebun Usir Operator Beko: Kalau Bapak Tidak Angkat Beko Itu, Kami Bakar!

Sejumlah warga pemukiman Baloi Kebun memaksa para pekerja yang bekerja menggunakan alat berat di wilayahnya untuk keluar.

BREAKINGNEWS - Warga Baloi Kebun Usir Operator Beko: Kalau Bapak Tidak Angkat Beko Itu, Kami Bakar!
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Suasana warga memaksa petugas untuk membawa pulang alat berat yang berada di lahan mereka, Senin (25/3/2019). 

Warga Baloi Kolam Paksa Alat Berat Keluar Sebelum Selesaikan Tanggungjawabnya

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga pemukiman Baloi Kebun memaksa para pekerja yang bekerja menggunakan alat berat di wilayahnya untuk keluar.

Tak hanya itu, bahkan mereka memaksa petugas untuk membawa alat berat tersebut jauh-jauh dari lokasi tanah mereka.

"Bawa itu beko pulang. Pihak pengembang belum menyelesaikan tanggungjawabnya kepada kami. Padahal BP Batam sudah membuat berita acara atau surat perjanjian kalau pengembang tidak menyelesaikan masalah ganti rugi, maka tidak ada pekerjaan yang dilakukan," ujar salah seorang warga, Alfons Kleden sembari menunjukkan surat perjanjian, Senin (25/3/2019).

Ia sangat menyesalkan pengembang langsung melakukan pekerjaan membuat jalan di lahan tersebut. Sehingga sejumlah perwakilan warga memaksa pekerja untuk berhenti bekerja.

"Kalau bapak tidak angkat beko itu, kami bakar. Kalian bisa keras, kami juga bisa keras. Selama ini kami tinggal menunggu penyelesaian saja," katanya.

Alfons mengakui padahal soal nominal ganti rugi pihaknya tidak menentukan.

Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang, Maskapai Ini Terpaksa Batalkan 90 Penerbangan Sehari Hingga April

Main Gitar & Minum, 4 Pemuda Ini Cuek Saat Petugas Patroli Menghampiri, Ini Tindakan Polsek Batuaji

Harga Mobil Naik, Inilah Satu-satunya Mobil Baru dengan Harga Tak Sampai Rp 100 Juta

6 Partai Batal Ikut Pemilu 2019 di Sejumlah Wilayah Kepri 17 April Mendatang, Ini Alasannya!

Pasalnya, sebelumnya lahan yang berada disamping tepat Baloi Kebun, yang sekarang adalah Perumahan Bela Vista, pengembang membayar ganti ruginya.

Tapi sisa lahan sekitar 8 hektar yang saat ini sedang dilakukan pengerjaan, belum diselesaikan sama sekali ganti ruginya.

"Lahan yang di samping sana yang sekarang Belavista dibayar pengembang ganti ruginya. Ini bukti kwitansinya. Sekarang malah tak diganti," sesalnya sampai menunjukkan kwitansi pelunasan pembayaran. (tribunbatam/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved