Diduga Tersandung Kasus TPPU, Mantan Wakil Gubernur Bali Ditangkap Polda Bali di Bandara Ngurah Rai

Sudikerta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) p

Diduga Tersandung Kasus TPPU, Mantan Wakil Gubernur Bali Ditangkap Polda Bali di Bandara Ngurah Rai
TRIBUN BALI/BUSRAH ARDANS
I Ketus Sudikerta meninggalkan ruang pemeriksaan Polda Bali, Kamis (4/4/2019) malam. Sudikerta langsung ditahan di rutan Polda Bali. 

Di dalam surat penetapan yang ditandatangani Direktur Ditreskrimsus Polda Bali itu, ketiganya dijerat pasal 378 KUHP jo pasal 55 KUHP dan pasal 5 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang tindak pidana penipuan dan pencucian uang (TPPU).

Seperti yang diberitakan Tribun Bali sebelumnya, Sudikerta disebut berperan aktif dalam dugaan kasus penipuan senilai Rp 150 miliar sehingga ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi memiliki alat bukti utama dalam penetapan tersangka Sudikerta.

Di antaranya saksi, surat-surat, serta hasil labfor mengenai kepalsuan surat (SHM 5048).

Kasus ini dijelaskannya, bermula sekitar tahun 2013.

Saat itu pemilik Grup Maspion, Ali Markus, bertemu Sudikerta.

Pihak Maspion kemudian membeli tanah.

Ada dua objek di daerah Jimbaran yang ditawarkan Ketut Sudikerta dan diakui itu adalah miliknya.

Satu objek dengan SHM No 5048 seluas hampir 38.000 meter persegi berlokasi di Balangan, dan satunya SHM No 16249 seluas 3.300 meter persegi.

SHM No 5048 itu adalah punya pura.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved