Kampanye di Ciamis, Prabowo Diserbu Pendukungnya, Diajak Foto Bareng, Lalu Dipangku Naik ke Panggung
Calon presiden 02 Prabowo Subianto langsung diserbu pendukungnya begitu tiba di lokasi kampanye terbuka di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis
TRIBUNBATAM.ID, CIAMIS - Calon presiden 02 Prabowo Subianto langsung diserbu pendukungnya begitu tiba di lokasi kampanye terbuka di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).
Prabowo tiba di lokasi kampanye pukul 10.29 WIB.
Pendukung Prabowo Subianto terus berebut untuk berfoto bersama.
Prabowo kemudian dipangku pendukungnya untuk naik ke panggung kampanye.
Pada orasinya, Prabowo menyampaikan negara Indonesia dalam kondisi sakit. Ibu pertiwi sedih dan sakit.
"Elit di Jakarta itu yang tidak mampu mengurus negara ini," jelas dia kepada para pendukungnya.
Menurut dia, hati para elit tersebut sudah beku.
Mereka, kata Prabowo, tidak memikirkan rakyat Indonesia.
"Mereka hanya pikirkan diri sendiri, hanya perkaya diri sendiri dan keluarga. Mereka biang keladi kerusakan negara," tegasnya.
Dia lantas bertanya kepada pendukungnya, "Saudara mau Indonesia seperti ini terus?" Pendukung serentak menjawab, "Tidak!"
Prabowo melanjutkan, ada elit yang mengatakan di Indonesia tidak ada korupsi. Hal tersebut, katanya, merupakan sebuah kebohongan.
"Saudara-saudara sekalian saya saja sudah muak dengan elit Jakarta. Apalagi kalian," kata dia. Prabowo kemudian memberi peringatan agar elit-elit di Jakarta berhenti mencurangi rakyat. "Rakyat tidak mau dicurangi lagi. Rakyat tidak mau dibohongi lagi," ucapnya.
Kawal TPS

Prabowo Subianto juga mengingatkan para pendukunganya di Ciamis, Jawa Barat, untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS) pada hari H, 17 April 2019.
Prabowo Subianto meminta pendukungnya menjaga TPS dengan benar agar tidak ada kecurangan atau para pemilih dadakan yang tiba-tiba masuk ke TPS ikut mencoblos.
"Tolong jaga TPS. Jangan ada hantu-hantu yang ikut nyoblos. Hati-hati ada tuyul ikut nyoblos. Jaga bener, saya minta," kata Prabowo Subianto saat berorasi pada kampanye terbuka di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).
Prabowo mengatakan, para pemilih memberikan suara bukan untuk Prabowo-Sandiaga, tetapi untuk masa depan Indonesia.
"Kalian nyoblos untuk anak dan cucumu. Saya hanya mau jadi alat untuk rakyat Indonesia. Dulu saya prajurit, saya siap teken mati untuk Republik. Tidak rela Republik seperti ini, tidak rela rakyat miskin, tidak rela rakyat lapar," ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Prabowo menyebutkan, masa depan rakyat ada di pundak pejabat Bawaslu pusat dan daerah, serta KPU pusat dan daerah sebagai penyelenggara pemilu.
"Janganlah menghancurkan masa depan rakyat Indonesia. Kalau ketidakbenaran terus dilanjutkan, saya kira rakyat Indonesia akan mengambil tindakan sendiri," kata Prabowo.

Saat kampanye ini, Prabowo sempat tak ingin para pengawalnya terlalu ketat melakukan pengawalan. Hal terjadi ketika Prabowo tiba-tiba maju ke depan panggung untuk menyampaikan orasi.
Sontak dua pengawal pribadi Prabowo langsung sigap maju dan melakukan pengawalan. Akan tetapi, Prabowo meminta para pengawalnya untuk tak terlalu menonjol.
"Kalian tak usah menonjol (maju mengawal). Aku aman di tengah rakyat. Aku aman, yang enggak aman di Jakarta, dikerjain terus," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kampanye di Ciamis, Prabowo Tuding Elit di Jakarta Tak Mampu Urus Negara", https://regional.kompas.com/read/2019/04/06/12495251/kampanye-di-ciamis-prabowo-tuding-elit-di-jakarta-tak-mampu-urus-negara.
Penulis : Kontributor Pangandaran, Candra Nugraha