Lagi, Densus 88 Tangkap Suami Istri Terduga Teroris di Mojokerto, Mereka Dibuntuti dari Kota Batu
Detasemen Khusus atau Densus 88 kembali menangkap pasangan suami istri terduga teroris di wilayah Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
"Pelaku sempat melukai petugas tapi berhasil ditangkap dan langsung dimasukan ke dalam mobil. Setelah itu, sekitar pukul 12.30 WIB istrinya kemudian dibawa petugas pakai mobil Avanza," kata Mamad saat ditemui Kamis sore.
Warga lainnya bernama Daryati (57) mengaku kaget mendengar tetangganya ditangkap oleh Densus 88.
"Saya dengar ribut-ribut, lalu terdengar ada teriakan. Pas lihat ke luar rumah banyak orang dan katanya ada yang ditangkap sambil melawan," kata Daryati, tetangga terduga teroris.
Daryati tidak menyangka bahwa tetangganya itu adalah terduga teroris.
Sehari-hari, tetangganya itu memang cenderung tertutup dan jarang bergaul.
Yang Daryati tahu, SHC atau SHS selama ini bekerja sebagai tukang kayu yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di rumah tersebut.
Terduga teroris di Karawang dikenal ramah
Terduga teroris yang ditangkap di Adiarsa Timur, Karawang, berinisial A, dikenal ramah.
Ketua RT 001 RW 001, Kampung Utama Jaya, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Enggun Suryadi mengatakan, selama tinggal di sana, A, terduga teroris yang ditangkap di Karawang, tidak memperlihatkan gelagat mencurigakan.
"Nggak (ada yang mencurigakan), biasa aja, orangnya supel," kata Enggun kepada Kompas.com, Kamis (4/4/2019).
Enggun mengatakan, beberapa kali ngobrol dengan A. A baru tinggal di Adiarsa Timur, Karawang, sekitar satu tahun setelah menikah dengan salah seorang warganya.
A mengaku berasal dari Bima, Nusa Tenggara Timur.
"Sekitar satu tahun tinggal dan menikah dengan warga sini. Anaknya masih kecil, sekitar satu bulan," ujarnya.
Enggun mengungkapkan, sehari-hari A berjualan kebab pada siang hingga malam hari. Saat ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror pada Rabu (3/4/2019), A hendak berjualan kebab di Jalan Suhud Hidayat, Adiarsa Timur, Karawang.
"Biasanya dia jualan dari habis salat ashar hingga pukul 23.00 WIB," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penggeledahan-rumah-terduga-teroris.jpg)