BATAM TERKINI
Jadi Langganan Banjir, Begini Cara SMPN 28 Batam Antisipasi Jelang Pelaksanaan UN
Bukan hal baru jika lokasi SMPN 28 Batam kerap jadi langganan banjir selama ini. Ini strategi agar bisa lancar gelar UN mulai Senin (22/4/2019) nanti.
Jadi Langganan Banjir, Begini Cara SMPN 28 Batam Antisipasi Jelang Pelaksanaan UN
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bukan hal baru jika lokasi SMPN 28 Batam kerap jadi langganan banjir selama ini.
Bahkan, banjir itu pun kerap mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa di sekolah tersebut.
Jika hujan deras pagi hingga siang, satu jam saja hujan deras maka terjadi genangan dan masuk ke ruang kelas.
Kepala SMPN 28 Batam Boedi Kristijorini Kamis (11/4/2019) mengatakan, hujan yang melanda Batam khususnya daerah Botania lokasi sekolah itu belum banjir.
Hanya saja, Rabu kemaren banjir.
"Tapi kecil lah. Tidak mengganggu sekali. Hari ini belum ada banjir. Ada genangan air tapi tidak sampai mengganggu," kata Boedi Kristijorini.
• Banjir Ancaman & Teror, 12 Siswi SMA Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak Trauma Berat
• Roy Marten Nangis Lihat Video Anaknya yang Nyanyi dan Menangis, Roy: Cinta Sudah Lewat, Relakan
• Suami Nia Ramadhani Rekam Detik-detik Pria Bunuh Diri Dari Tower Asap Sambil Teriakkan Nama Jokowi
• VIRAL DI MEDSOS - Detik-detik Nenek Berkerudung Merah Culik Balita di Masjid Terekam CCTV dan Viral
Ia mengatakan, lokasi yang biasa tersumbat di belakang sekolah sudah dinormalisasi oleh Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kota Batam.
Hanya saja, terkadang debit air tak tertampung. Dan mengakibatkan genangan air.
"Lagi pula, hunian di belakang rumah sudah ada. Nah aliran air tidak lancar. Kebetulan sekolah kami rendah dan menjadi kan langganan banjir," katanya.
Meski begitu, banjir-banjir sebelum nya memang kerap mengganggu aktivitas belajar siswa. Namun sekarang agak berkurang.
Jamin Pelaksaan UN Lancar
Boedi Kristijorini mengatakan, terkait kondisi sekolah itu yang kerap menjadi langganan banjir sudah diantisipasi.
"Kami menggunakan lantai dua. Jadi kalau ada banjir nggak mengganggu," Katanya.
Sebanyak 222 siswa yang akan menempati 12 kelas, akan mengikuti Ujian Nasional (UN) serentak pada Senin (22/4/2019) mendatang.
"Ujian ada empat hari. Mulai Senin sampai Kamis. Mudah-mudahan tidak ada kendala. Sejauh ini berjalan lancar, " harapnya.
SMPN 28 Batam, kata Boedi Kristijorini, tidak menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Hanya menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil ( UNKP).
"Karena fasilitas kurang memadai kalau kami buat UNBK," katanya. (tribunbatam.id/leo halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/smp-28-batam-langganan-banjir.jpg)