Inilah Makanan yang Harus Dikomsumsi Setelah Sahur Selama Puasa, Agar Tubuh Tetap Bugar

Jadi, tak perlu makan banyak-banyak saat sahur, sebab itu menurut Zibdeh, justru akan membuat kita cepat merasa lapar saat siang hari.

net
Ilustrasi 

 “Bukan jus. Karena kalau jus itu hanya cairan sari buah saja. Jadi, buahnya (saat sahur) itu harus diblender atau masih utuh,” ucapnya.

Hal ini karena jus membuang serat buah dan membuat penyerapan gula menjadi lebih cepat. Dengan diblender atau dimakan secara utuh, kadar gula pada darah juga akan bertahan lebih lama dan orang yang mengonsumsi buah tersebut juga tidak cepat lemas.

Sementara itu, ketika berbuka puasa, buah sebaiknya dijus atau diambil sarinya saja pada saat dikonsumsi sebagai takjil.

Sebab, setelah 14 jam tidak makan dan minum, kadar gula orang yang berpuasa pasti telah mengalami penurunan.

Nah, dengan hanya sarinya saja, penyerapan gula akan lebih cepat dan tubuh akan segera pulih dari rasa lemas menjadi lebih siap untuk melakukan shalat maghrib.

“Jadi manisnya dari gula buah tetapi tidak ada seratnya karena dijus,” katanya.

Buah-buahan apa saja yang pas dikonsumsi saat sahur? Berikut pilihannya seperti yang dilansir dari Trubus.id:

Ini salah satu jenis buah terbaik yang disantap ketika sahur.

Mengandung air dan serat buah yang tinggi. Pun, pisang juga mengandung potasium yang dapat melawan retensi air dan menghindari kembung setelah makan sahur.

Selain itu, pisang juga mengandung serat yang membuatmu kenyang lebih lama.

Buah alpukat alias avokad

Selain enak diracik sebagai jus atau buah potong, alpukat juga memiliki kandungan 20 vitamin salah satunya mineral, fitonutrien, termasuk vitamin B6, C, dan E.

Selain mengenyangkan, kandungan lemak tak jenuh yang tinggi dapat mencegah lemak terbentuk di sekitar perut. Jadi, tak usah khawatir makan banyak saat sahur. Sikat!

Buah kurma

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved