Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Pengacara Haris Simamora: Pembunuhan Berencana Tidak Terpenuhi

"Kami sebagai kuasa hukum akan memperdebatkan itu, nanti di dalam persidangan untuk 340 itu tidak memenuhi unsur. Di pledoi kita akan cantumkan semua

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Pengacara Haris Simamora: Pembunuhan Berencana Tidak Terpenuhi
KOMPAS.COM/SHERLY PUSPITA
Pelaku Haris Simamora memperagakan cara dia membunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) siang. 

"Saksi a de charge ini orang-orang yang kenal dia di lingkungan tapi tidak dekat, yaitu tetangga, kesimpulannya bisa memberikan gambaran kepribadian dia sejak kecil hingga dewas tidak pernah bermasalah, artinya perbuatan dia melakukan itu (pembunuhan) didasari atas tekanan yang pada saat itu dan mempengaruhi psikologinya," jelas dia.

Penyesalan Mendalam Haris Simamora

Kuasa hukum terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Harry Aris Sandigon alias Haris Simamora, Alam Simamora mengungkapkan kliennya memiliki penyesalan yang mendalam.

Setiap kali dia berdiskusi menanyakan kasus pembunuhan yang dilakukan, Haris selalu menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.

Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Haris Simamora
Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Haris Simamora (Tribunnews.com/Vincentius Jyestha)

"Secara pribadi dia merasa menyesal, bahkan kalau saya minta dia cerita, karena saya kan bolak-balik minta dia menceritakan kronologi mulai dari pertama sampai dengan peristiwa pembunuhan itu," kata Alam di PN Bekasi.

Alam mengatakan, Haris saat ini ditanah di Rumah Tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal Bekasi.

 Terlebih, kata dia, ketika Haris menceritkan detik-detik melakukan perbuatan menghabisi nyawa dua orang anak kecil Sara dan Arya Nainggolan.

"Pas dia cerita tentang melakukan perbuatan kepada anak itu dia nangis, dia nangis karena anak itu sangat sayang sama dia. Jadi ketika dia datang itu anak itu langsung ngejar dia, manggilnya Bapak Uda katanya gitu," paparnya.

Haris ketika berkunjung ke rumah keluarga Daperum selalu mambawa buah tangan.

Bahkan ketika malam hari kejadian pembunuhan, Haris juga membawakan martabak untuk dua anak kecil tersebut.

Halaman
123
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved