Fakta Terbaru Pembunuhan Guru Honorer, Warga Akui Merinding Setiap Lewati Lokasi Mutilasi 

Fakta terbaru kasus pembunuhan guru honorer di lokasi kejadian pembunuhan, warga setempat mengaku merinding setiap melewati warung nasi goreng yang pe

Fakta Terbaru Pembunuhan Guru Honorer, Warga Akui Merinding Setiap Lewati Lokasi Mutilasi 
tribunjatim.com
Dua tersangka pembunuhan dan mutilasi Budi Hartono, Aris dan Ajis, diekspose di Polda Jatim 

Pada Rabu (24/2/2019), kedua pelaku pembunuhan, Aris dan Ajis melakukan rekonstruksi di TKP pembunuhan warung nasi goreng. 

Rekonstruksi pembunuhan dilakukan sebanyak 38 adegan.

Dengan kaki pincang akibat luka tembak, kedua pelaku memperagakan adegan seperti dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Rekonstruksi sendiri diawali dari Sanggar CK Dance Home di Ruko GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Di lokasi ini ada dua adegan yang dilakukan korban Budi Hartanto yang diperankan oleh Brigadir Debi anggota Jatanras Polda Jatim.

Pelaksanaan rekonstruksi dipimpin langsung AKBP Leonard Sinambela bersama tim penyidik Polda Jatim.

Saat memeragakan adegan, Aris Sugianto terlihat sering menangis hingga bercucuran air mata.

Aris Sugianto, salah satu pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Budi Hartanto, guru honorer asal Kediri, saat mengikuti rekonstruksi di rumah orangtuanya di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (24/4/2019).
Aris Sugianto, salah satu pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Budi Hartanto, guru honorer asal Kediri, saat mengikuti rekonstruksi di rumah orangtuanya di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (24/4/2019). (surya/samsul hadi)

Matanya juga terlihat sembab dan beberapa kali menyeka matanya.

Namun tersangka Ajis Prakoso terlihat tenang memperagakan semua adegan seperti tertuang dalam berita acara pemeriksaan.

Ajis yang kakinya juga mengalami luka tembak juga berjalan pincang.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved