PM Mahathir Mohamad Rancang Kerja Malam Hari: Petani Bisa ke Sawah dengan Lampu LED

Wacana kerja malam untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing yang selama ini kurang disukai oleh masyarakat Malaysia

PM Mahathir Mohamad Rancang Kerja Malam Hari: Petani Bisa ke Sawah dengan Lampu LED
AFP
Mahathir Mohamad

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia membuka wacana untuk mengalihkan pekerjaan siang hari menjadi kerja malam untuk sektor-sektor tertentu

Menurut Mahathir Mohamad, langkah tersebut untuk memudahkan warga tempatan, terutama mereka yang kurang menyukai bekerja berpanas-panas di siang hari.

Viral Foto Motor Polisi Ganjal Truk Kontainer, Dikira Kecelakaan Ternyata Ini yang Terjadi

Doan Thi Huong Susul Siti Aisyah, Pulang ke Vietnam Malam Ini. Pembunuhan Kim Jong-Nam Nihil Pelaku

Pelaku Penculikan Anak Pemilik Warung Kopi di Tanjungpinang Ditangkap, Ini Penjelasan Kapolsek

Selain itu, wacana kerja malam untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing yang selama ini kurang disukai oleh masyarakat Malaysia.

 “Rakyat kita tidak mahu bekerja untuk pekerjaaan yang kotor, panas, berbahaya dan berisiko sehingga tenaga kerja asing mengisi pekerjaan tersebut," kata Mahathir dalam acara Majlis Malam Tautan Muhibah 2019 yang digelar Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU), Kamis (2/5/2019) malam.

Banyaknya tenaga kerja asing yang bekerja di Malaysia  sering menimbulkan polemik karena devisa negara itu cukup besar keluar setiap tahunnya.

Di Malaysia, saat ini ada 7 juta pekerja asing dan mereka mengirimkan hasil keringat mereka ke negara asalnya.

Perkebunan sawit di Malaysia, salah satu sektor yang tergantung pada tenaga kerja asing 

Setiap tahunnya, uang yang keluar dari Malaysia dari tenaga kerja asing ini mencapai RM60 miliar atau skeitar Rp 204 triliun.

Namun, di sisi lain, TKA tersebut mampu mengisi kekosongan peluang yang tidak diisi oleh tenaga kerja lokal, seperti sektor perkebunan, infrastruktur,  properti, serta pekerjaan berat lainnya.

“Pemerintah ingin pempermudah kerja yang berat, panas, kotor dan bahaya. Jika tidak sanggup kerja berat, kita jadikan ringan dengan bantuan mesin. Jika tidak mau kerja di luar ruangan dan berpanas-panas, kita pikirkan untuk bekerja malam,” katanya.

Link Live Streaming Drama Korea My ID Is Gangnam Beauty Jumat (3/5) di Trans TV Pukul 18.00 WIB

50 Ucapan Selamat Puasa, Marhaban ya Ramadhan, Bisa Dibagikan Lewat WhatsApp, Twitter, IG, Facebook

Pilot Lion Air yang Pukuli Staf Hotel di Surabaya Terancam Dipecat, Ini Fakta-fakta Terbarunya!

Mahathir mengatakan, melakukan pekerjaan siang di waktu malam bukan hal yang mustahil saat ini karena adanya bantuan teknologi.

“Jika gelap kita bisa pasang lampu LED yang hemat energi seperti orang kaya yang main golf pada malam hari,” katanya.

Bahkan, kata Mahathir, para petani juga bvisa ke sawah untuk menanam padi pada malam hari atau pekerjaan di kebun, menggunakan bantuan lampu hemat energi.

Waktu kerja pada malam hari sudah dilakukan di beberapa negara lain.

 “Ada negara yang pada bulan puasa, di siang hari mereka tidur dan malam hari mereka bekerja. Ini sedang kita pikmirkan," katanya. 

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved