Minggu, 10 Mei 2026

BATAM TERKINI

500 Personel Yonif RK 136/TS Dikirim ke Maluku: Pergi Lengkap Pulang Juga Harus Lengkap

Personel Yonif RK 136/TS yang diberangkatkan berjumlah lebih kurang 500 orang. Mereka akan bertugas di Maluku selama 9 bulan dan disebar di pos-pos.

Tayang:
Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Upacara Pemberangkatan Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS dalam rangka Tugas Operasi Pam Rahwan Maluku tahun 2019 di Pelabuhan Batuampar, Senin (6/5) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah berpesan kepada prajurit Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang berangkat ke Maluku agar berbuat lebih baik.

Hal ini disampaikan Fadhilah usai Upacara Pemberangkatan Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS dalam rangka Tugas Operasi Pam Rahwan Maluku tahun 2019 di Pelabuhan Batuampar, Senin (6/5/2019).

"Banyak yang sudah lakukan dengan baik. Kamu harus buat lebih baik. Saya bangga dengan kamu. Keluarga bangga dengan kami. Selamat bertugas. Pergi lengkap, pulang dalam keadaan lengkap juga," pesan Fadhilah.

Personel Yonif RK 136/TS yang diberangkatkan berjumlah lebih kurang 500 orang. Mereka akan bertugas di Maluku selama 9 bulan dan disebar di pos-pos. Ada beberapa lokasi prioritas seperti Maluku dan Maluku Tengah.

Pangdam I/BB menjelaskan, penugasan ini bukanlah hal baru. Tapi sudah bertahun-tahun dilaksanakan TNI khususnya Angkatan Darat.

Pastikan Jaga Ketat Rekapitulasi KPU, Kapolresta Barelang: Jika Buat Keributan Saya Tindak Tegas

Catet Ini Jadwal Buka Puasa 1 Ramadhan 2019 Senin (6/5) Jakarta, Surabaya, Bandung & Kota Lainnya

Sinopsis San Andreas 8 Mei 2019 Trans TV Jam 21.00 WIB: Perjuangan The Rock Menyelamatkan Keluarga

10 Amalan yang bisa Dilakukan Selama Puasa Ramadhan 1440H/2019, agar Pahala Berlipat Ganda

"Di sana masih ada kerawanan tertentu. Masih ada potensi untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak sebesar seperti tempat lain, tapi masih ada potensi. Ditambah juga di sana itu sangat rawan dengan bencana alam. Kerawanan sosialnya juga di sana masih tinggi," papar mantan Kapuspen TNI ini.

Menurut Fadhilah, sebelum diberangkatkan ke Maluku, personel Yonif RK 136/TS telah lebih dulu dibekali berbagai persiapan.

Tak hanya fisik dan logistik tapi juga diberikan pelajaran tentang budaya tempat operasi nanti.

Bahkan komandan satuan sudah ke Maluku untuk melihat persiapan apa yang dibutuhkan dari Batam.

"Batalyon yang akan berangkat disiapkan lagi, diingatkan, diberi pelajaran tentang budaya di sana. Bahkan komandan satuan beberapa bulan lalu ke sana untuk menengok, mempelajari apa yang menjadi masalah-masalah menonjol termasuk kesiapan yang perlu ditata apa," tutur pria kelahiran Magelang 53 tahun silam ini.

Perbekalan bagi anggota yang bertugas Pam Rahwan ini menurutnya sudah dilengkapi dan dicek sejara berjenjang. Mulai dari satuan sendiri, Korem, Kodam, Angkatan Darat, terakhir dicek Mabes TNI.

"Mabes TNI menyatakan siap. Sudah saya tengok, bagus. Dari beberapa bahkan ini dinyatakan oleh Mabes TNI yang saya tengok sebelum berangkat, ini salah satu yang terbaik kesiapannya," sebut Fadhilah.

Upacara Pemberangkatan Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS ini, turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, tamu undangan dan kerabat keluarga prajurit. (*/tribunbatam.id/dewi haryati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved