Minggu, 26 April 2026

BERITA PADANG

Jokowi-Maruf Gencar Sosialisasi tapi Kalah Telak dari Prabowo-Sandi di Sumbar, Ini Ulasannya

Capres 01 Joko Widodo-Maruf Amin kalah telak dari Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam perolehan suara Pilpres 2019 di Sumatera Barat (Sumbar).

Tribunstyle.com/ Source: Facebook Capres Cawapres 2019
Pemilihan Presiden 2019 Jokowi vs Prabowo 

TRIBUNBATAM.id - Capres 01 Joko Widodo-Maruf Amin kalah telak dari Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam perolehan suara Pilpres 2019 di Sumatera Barat (Sumbar).

Jokowi kalah telak di Sumbar membuat Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Barat Hendra Irwan Rahim mengaku pusing.

Pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapatkan 23,1 persen, namun di Pilpres 2019 ini, Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin suaranya malahan turun menjadi 14,1 persen.

"Saya pusing. Di mana salahnya Jokowi, apa yang tidak diperbuat Jokowi di Sumbar," kata Hendra yang dihubungi Kompas.com, Senin (13/5/2019).

Ketua DPD Golkar Sumbar itu menyebutkan, sosialisasi yang dilakukan Jokowi dan tim di Sumbar lebih gencar dibandingkan Pilpres 2014, namun hasilnya malahan makin jeblok.

"Beberapa kali Jokowi mendatangi Sumbar, membangun Sumbar. Apalagi yang kurang? Dukungan kepala daerah, dukungan ulama seperti Buya Masoed, Buya Shofwan, Buya Bagindo. Saya pikir semuanya sudah ada," kata Hendra.

Hendra menilai kekalahan telak Jokowi dikarenakan sebagian besar pemilih Sumbar tidak mengenal siapa calonnya sehingga memilih hanya berdasarkan ikut-ikutan saja.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Dr. Asrinaldi mengaku terkejut dengan hasil rekapitulasi suara yang menempatkan Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak dengan 14,1 persen.

"Hasil ini memang di luar prediksi banyak pihak karena sosialisasi Jokowi pada Pilpres 2019 ini lebih gencar dibandingkan 2014 lalu. Harusnya, suara Jokowi naik, tapi ini malahan turun," kata Asrinaldi.

 Asrinaldi mencontohkan perhatian Jokowi ke Sumbar yang cukup besar.

Kemudian ditambah dengan dukungan sejumlah kepala daerah dan ulama-ulama besar Sumbar.

Nyatanya, hal itu, kata Asrinaldi belum mampu mendongkrak perolehan suara Jokowi di Sumbar.

Peneliti dari Laboratorium Ilmu Politik (LIP) Unand ini mengatakan dengan hasil ini menunjukkan bahwa keinginan masyarakat Sumbar agar Prabowo jadi presiden sangat besar.

"Keinginan masyarakat Sumbar sangat besar, tapi secara nasional belum tentu. Masih menunggu keputusan KPU," katanya. 

Prabowo menang telak di Sumbar

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sumatera Barat menuntaskan rekapitulasi suara Pemilu 2019, Minggu (12/5/2019) malam.

Hasilnya, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno menang telak 85,9 persen dengan 2.488.733 suara.

Sementara itu, pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin mendapatkan 14,1 persen atau 407.761 suara.

"Hari ini pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat provinsi Sumbar selesai. Hasilnya, Prabowo-Sandi menang dengan 2.488.733 suara berbanding 407.761 suara dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin," ujar Ketua KPU Sumatera Barat Amnasmen, di Hotel Pangeran, Padang, Sumatera Barat, Minggu malam. 

Dari 19 daerah, Prabowo-Sandiaga hanya kalah di satu kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Di kabupaten tersebut, pasangan Jokowi-Ma'ruf meraih 41.116 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga meraih 9.211 suara.

Kemenangan telak Prabowo-Sandiaga diraih di Kota Pariaman dengan persentase 91,8 persen.

Berikut perolehan suara masing-masing pasangan capres di kabupaten dan kota di Sumatera Barat:

1. Padang

Jokowi-Ma'ruf: 63.491 suara

Prabowo-Sandiaga: 406.698 suara

2. Pesisir Selatan

Jokowi-Ma'ruf: 36.900 suara

Prabowo-Sandiaga: 230.042 suara

3. Mentawai

Jokowi-Ma'ruf: 41.116 suara

Prabowo-Sandiaga: 9.211 suara

4. Kota Pariaman

Jokowi-Ma'ruf: 4.200 suara

Prabowo-Sandiaga: 47.042 suara

5. Sawahlunto

Jokowi-Ma'ruf: 7.077 suara

Prabowo-Sandiaga: 31.341 suara

6. Padang Panjang

Jokowi-Ma'ruf: 3.993 suara

Prabowo-Sandiaga: 27.645 suara

7. Bukittinggi

Jokowi-Ma'ruf: 7.896 suara

Prabowo-Sandiaga: 55.011 suara

8. Payakumbuh

Jokowi-Ma'ruf: 9.564 suara

Prabowo-Sandiaga: 64.408 suara

9. Kabupaten Solok

Jokowi-Ma'ruf: 17.865 suara

Prabowo-Sandiaga: 188.198 suara

10. Sijunjung

Jokowi-Ma'ruf: 15.705 suara

Prabowo-Sandiaga: 110.012 suara

11. Tanah Datar

Jokowi-Ma'ruf: 22.273 suara

Prabowo-Sandiaga: 175.855 suara

12. Padang Pariaman

Jokowi-Ma'ruf: 20.587 suara

Prabowo-Sandiaga: 193.899 suara

13. Agam

Jokowi-Ma'ruf: 25.520 suara

Prabowo-Sandiaga: 231.561 suara

14. Pasaman

Jokowi-Ma'ruf: 13.642 suara

Prabowo-Sandiaga: 146.717 suara

15. Dharmasraya

Jokowi-Ma'ruf: 38.773 suara Prabowo-Sandiaga: 87.568 suara

16. Solok Selatan

Jokowi-Ma'ruf: 14.124 suara Prabowo-Sandiaga: 79.007 suara

17. Kota Solok

Jokowi-Ma'ruf: 4.955 suara

Prabowo-Sandiaga: 35.610 suara

18. Limapuluh Kota

Jokowi-Ma'ruf: 25.662 suara

Prabowo-Sandiaga: 185.265 suara

19. Pasaman Barat

Jokowi-Ma'ruf: 34.418 suara

Prabowo-Sandiaga: 183.643 suara

Total:

Jokowi-Ma'ruf Amin 407.761 suara (14,1 persen)

Prabowo-Sandi 2.488.733 suara (85,9 persen)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sosialisasi Gencar, Jokowi-Ma'ruf Justru Kalah Telak di Sumbar, Kenapa?

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved