Kamis, 7 Mei 2026

BATAM TERKINI

VIRUS Cacar Monyet Jadi Viral, Begini Pesan Direktur Rumah Sakit BP Batam

Meskipun risiko penyebarannya rendah, RSBP Batam prinsipnya siap menerima, apabila terdapat pasien terindikasi penyakit cacar monyet tersebut.

Tayang:
Penulis: Dewi Haryati |
punch media
Penderita cacar monyet atau monkeypox 

Pria berusia 38 tahun itu dinyatakan positif mengidap penyakit virus langka, yang ditularkan ke manusia dari hewan, Rabu (8/5/2019) setelah seminggu mengalami demam.

Saat ini, pria tersebut dirawat di ruang isolasi di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID)  dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

 TERUNGKAP! Ternyata Ini Penyebab Penghitungan Suara di Sejumlah Kecamatan di Batam Lambat

Sementara itu, 22 dari 23 individu yang telah diidentifikasi sebagai kontak dekat pasien juga dikarantina.

Salah satu kontak dekat, peserta workshop, telah meninggalkan Singapura pada 5 Mei sebelum pasien didiagnosis.

Dia telah melaporkan ke Depkes Singapura bahwa ririnya tetap sehat tanpa gejala.

"Meskipun demikian, sebagai tindakan pencegahan, Depkes telah memberi tahu otoritas kesehatan masyarakat di negara asalnya," kata MOH seperti dilansir The Straits Times.

Depkes menyebutkan, meskipun penyakit ini mungkin ditularkan antarmanusia, risiko penyebarannya rendah.

Makan daging di Nigeria

Sebelum datang ke Singapura, pria itu menghadiri pesta pernikahan di Nigeria. Ia mungkin telah mengkonsumsi "daging semak" (daging yang berasal dari hasil buruan hewan liar) yang kemungkinan menjadi pemicu penularan virus monkeypox.

Daging semak adalah sumber protein yang populer di beberapa bagian Afrika dan tergolong daging yang mahal dan mewah, berasal dari berbagai hewan liar yang diburu, termasuk jenis primata (spesies monyet).

Daging semak di Nigeria. mahal tapi rentan virus monkeypox

Pria itu tiba pada 28 April, kemudian menginap di Hotel 81 Orchid di Geylang.

Dalam dua hari berikutnya, dia menghadiri workshop di Samsung Hub di Church Street, di Central Business District.

Pada 30 April, ia mengalami demam, sakit otot, kedinginan, dan ruam kulit.

Antara 1 dan 7 Mei, lelaki itu melaporkan bahwa dia sering tinggal di kamar hotelnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved