Ramadhan 2019

Bacaan Doa Qunut dan Tata Caranya Saat Salat Witir di Pertengahan Bulan Ramadhan, Berikut Amalannya

Bacaan Doa dan tata cara doa Qunut saat salat witir di pertengahan Bulan Ramadhan. Berikut doa Qunut dalam tulisan arab dan disertai artinya.

Bacaan Doa Qunut dan Tata Caranya Saat Salat Witir di Pertengahan Bulan Ramadhan, Berikut Amalannya
IST
Ilustrasi berdoa 

Imam Malik dan Imam Syafi’i menyimpulkan berpendapat qunut Subuh hukumnya sunnah. Sedangkan Imam Ahmad menyimpulkan, qunut Subuh berlaku saat ada masalah besar dan perlu mendoakan. Yakni qunut nazilah.

Dalam mazhab Syafi’i, doa qunut Subuh sama dengan doa qunut witir.

Berikut ini doa qunut Subuh sebagai imam (dalam bentuk jamak) lengkap tulisan Arab, latin dan terjemah dalam bahasa Indonesia.

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ. وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ. وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ. وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ

وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ. إِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ. وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Alloohummah dinaa fiiman hadait. Wa ‘aafinaa fiiman ‘aafait. Wa tawallanaa fiiman tawallait. Wa baariklanaa fiimaa a’thoit.

Wa qinaa syarro maa qodloit. Innaka taqdli wa laa yuqdlo ‘alaik. Wa innahu laa yadzillu maw waalait. Wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarokta wa ta’aalait.

 

Hukum Baca Doa Qunut Saat Salat Subuh

Dalam masalah Qunut Subuh dalam kajian mazhab terdapat dua pendapat; Pertama Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali, pendapat kedua imam ini; tidak disunnahkan membaca doa Qunut pada salat Subuh, alasan mereka Rasulullah Saw membaca Qunut selama satu bulan sesudah itu beliau berhenti membacanya.

Pendapat kedua, Mazhab Maliki dan Mazhab Syafii berpendapat bahwa Rasullulah Saw., membaca doa Qunut Subuh sampai beliau meninggal dunia. Hukumnya Sunnah muakkad.

Menurut Mazhab Syafii dan Mazhab Maliki, Rasulullah SAW membaca doa qunut selama satu bulan, di setiap salat; Magrib, dan Subuh untuk mendoakan suku Mudhar, yang dibaca Rasulullah SAW tersebut adalah doa qunut Nazilah (yang sunnah dibaca ketika kaum muslimin mendapat bencana).

Sedangkan doa qunut Subuh terus dibaca beliau sampai beliau meninggal dunia, sebagaimana hadits dari Anas bin Malik berkata; "Rasulullah SAW selalu membaca doa qunut dalam sholat Subuh sampai beliau meninggal dunia." (HR. Al-Baihaqi- Subulus Salam, Vol.I.hlm.187)

Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas bahwa Nabi Muhammad SAW pernah membaca doa Qunut selama satu bulan kemudian meninggalkannya. Imam Bukhari meriwayatkan dari Anas ra. ia berkata,

"Rasulullah SAW pernah membaca doa Qunut dalam sholat Maghrib dan Subuh. Imam Ahmad dan Bukhari meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW berdoa untuk suku Mudhar sehingga Allah menurunkan Firman-Nya yang berbunyi: "Itu bukan urusanmu (Muhammad)... (Ali Imran:128)

Imam Ahmad dan Imam Muslim meriwayatkan hadits yang dishahihkan oleh Imam at-Tirmizi dari al-Barra' bin Azib bahwa Nabi Muhammad SAW membaca doa qunut dalam sholat Maghrib dan Subuh. (Nailul Authar, Vol.2.hlm.338-344)

Dari keterangan di atas menjadi jelaslah bahwa yang dihentikan Rasulullah setelah sebulan lamanya itu adalah doa qunut Nazilah. Menurut ulama Hanafiyah dan Syafiiyah dan Hanabilah doa qunut Nazilah sunnat dibaca ketika terjadi musibah atau bencana.

Sedangkan doa qunut pada sholat Subuh adalah sunnat muakkad menurut Imam Maliki dan Imam Syafi'i.

Imam-imam sholat di Masjidil Harom dan Masjid Nabawi di Madinah mereka menganut paham mazhab Hambali, makanya mereka tidak membaca doa qunut subuh.

Bagi jamaah yang menganut mazhab Syafi'i, ketika sholat berjamaaah Subuh di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, boleh membaca doa Qunut sendiri (karena imam masjid tersebut lama i'tidalnya) sehingga masih sempat ikut sujud bersama imam.

Sebaliknya bagi jamaah yang tidak sepakat dengan doa qunut subuh, ketika imam membaca doa qunut Subuh, mereka dibolehkan tidak mengikuti doa tersebut, dan nanti sujudnya tetap bersama dengan imam, cara tersebut dibenarkan dalam tata cara salat berjamaah.

Tata Cara Doa Qunut

Terkait dengan tata cara doa Qunut yaitu dilaksanakannya ketika I’tidal (gerakan berdiri setelah rukuk). Doa paling utama yang dilakukan hanya pada rukuk terakhir dalam sholat dan dilafadzkannya biasanya setiap sholat Subuh.

Doa qunut bisa kerjakan ketika ada salah satu saudara atau saudari kita yang muslim sedang ditimpa musibah.

Doa Qunut itu sendiri merupakan sebuah bentuk persaudaraan antar sesama umat Islam agar Allah segera menghapus musibah yang menimpa saudara atau saudari kita tersebut.

4 Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Penderita Asam Lambung Selama Berpuasa

Viral di Medsos, Bocah 13 Tahun Nekat Mau Loncat dari Atap Sekolah Karena Gebetannya Ditikung Teman

Senang Punya Pacar Baru, Billy Syahputra Traktir Makanan Mewah Sebagai Pajak Jadian

 

Manfaat dan Keutamaan Doa Qunut

Keutamaan sholat Subuh berjamaah banyak sekali, karena di sholat Subuh ada tambahan bacaan doa qunut yang memiliki beberapa manfaat.

Doa qunut bukan hanya sekadar doa yang dibaca hanya untuk memohon kepada Allah SWT.

Membaca doa qunut memiliki banyak manfaat bagi yang membacanya dengan tulus dan ikhlas. Berikut manfaat membaca doa qunut:

1. Memberikan Petunjuk

Pada bacaan doa qunut ada doa yang bunyinya “Allahummahdinii fii man hadaiit” yang memiliki arti permintaan seorang hamba kepada Allah agar diberikan petunjuk.

Klaimat atau lafadz tersebut bisa dianggap sebagai kata-kata tawasul, yaitu kata-kata yang mengartikan adanya suatu nikmat hidayah sama halnya seperti Allah SWT mengasihkan hidayahnya untuk hamba-Nya.

2. Mendapatkan Perlindungan

Ada kalimat yang ada di dalam doa qunut “Wa’aafinii fii man ‘afaiit” yang mempunyai arti “Kasihkanlah hamba keselamatan sebagaimana hamba Mu yang lain yang sudah dikasih keselamatan”.

Kata kata itu menguatkan sebuah arti bahwa Allah SWT mengasih perlindungan kepada hambanya dengan mengasih keselamatan untuk hamba-Nya yang memohon.

Perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT untuk hamba-Nya tidak hanya perlindungan dan keselamatan di dunia saja, akan tetapi pula keselamatan untuk di akhirat kelak.

3. Menghindarkan Dari Berbagai Penyakit

Dalam doa qunut ada kalimat “wa’aafini fii man hadaiit” yang diyakini memberi perlindungan berbentuk keselamatan.

Kalimat tersebut yang bisa memberikan keselamatan misalnya mencegah hamba-Nya dari setiap jenis penyakit, baik itu penyakit hati atau penyakir rohani ataupun penyakit jasmani yang ada pada hamba-Nya.

Dengan rajin membaca doa qunut bisa membuat umat manusia terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT, baik dari segi hawa nafsu ataupun dari harta dan tahta.

4. Memberikan Berkah Terhadap Nikmat yang Diberikan

Dalam Bacaan doa qunut pula terdapat kalimat “wabaariklii fiimaa a’thoiit” yang maknanya berkahilah kepada aku apa yang telah Engkau kasih.

Kalimat itu menunjukkan dan menjelaskan bahwa Allah SWT senantiasa menganugerahkan kebaikan berbentuk berkah untuk tiap hamba-Nya.

Sedikit atau banyaknya jumlah nikmat yang dberikan oleh Allah SWT untuk setiap hamba-Nya akan menjadi berkah tersendiri bagi hamba-Nya tersebut.

Bagaimana Kalau Lupa Doa Qunut

Kita sebagai hamba Allah SWT memiliki banyak sekali kekurangan dan kelemahan. Salah satunya adalah sifat lupa yang sering dialami oleh manusia.

Apabila kita lupa hitungan rakaat dalam sholat fardhu ataupun lupa membaca doa qunut setelah rukuk di iqtidal terakhir dalam sholat subuh, kita bisa melakukan sujud syahwi untuk menutupi kekurangan tersebut.

(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bacaan Doa Qunut Witir dan Qunut Salat Subuh Lengkap Tulisan Arab dan Terjemahan Serta Amalannya

Editor: Mona Andriani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved