TIPS Memilih Gembok dan Kunci Rumah Agar Aman Selama Ditinggal Mudik Lebaran Idulfitri 1440 H/2019
Bagi yang ingin mudik, pastikan Anda meninggalkan rumah dengan kondisi aman dan terkunci dengan baik. Simak sejumlah tips berikut ini.
TRIBUNBATAM.id - Musim mudik segera tiba. Bagi Anda yang berencana mudik ke kampung halaman, pastikan Anda meninggalkan rumah dengan kondisi aman dan terkunci dengan baik.
Ada beberapa hal yang patut Anda perhatikan dalam memilih kunci dan gembok sebagai pengaman rumah.
Inilah kriteria untuk memilih kunci yang baik.
Banyak jenis kunci di pasaran, tetapi tak perlu bingung.
Pertama, belilah kunci bermerek karena kualitasnya terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kedua, lihat anak kunci dan badan kuncinya.
Semakin banyak kombinasi pin di anak kunci dan badan kuncinya, semakin aman kunci tersebut.
Bentuk gerigi pinnya juga pilih yang berbentuk miring, jangan yang lurus, karena anak kunci makin sulit diduplikasi.
• Gamers Wanita Asal Pontianak Bobol Bank Rp 1,85 Miliar Lewat Akun Mobile Legend, Begini Modusnya!
• VIDEO VIRAL. Wanita cekoki Balita dengan Bir: Orang Lain Kasih Susu, Saya Mah Kasih Beginian
• Ratu Elizabeth II Cari Mimin Sosmed, Waktu Kerja Senin Sampai Jumat, Ingin Tahu Berapa Gajinya?
• Marah 20 Anggotanya Kena Ciduk, Geng Motor Jabodetabek Ancam Polisi Lewat Medsos, Begini Isinya!

Ada 2 material kunci yang dianggap memiliki kualitas paling maksimal, yaitu kunci dari bahan baja dan kuningan.
Keduanya memiliki karakter yang paling kuat, tidak mudah patah dan rusak.
Jadi, saat maling ingin menjebol pintu dengan cara mengebor badan kunci atau memotong paksa lidah kunci, mereka dipastikan akan kesulitan.
Tak hanya kuat secara fisik, kedua material ini pun tidak mudah berkarat.
Jadi, kunci dari material baja dan kuningan aman jika harus diaplikasi di daerah pantai yang udaranya mengandung garam dan dapat membuat korosi kunci.
Lantas, gembok seperti apa yang dianggap memiliki pengamanan maksimal dalam melindungi rumah?
Gembok adalah alat pengamanan rumah yang sering digunakan selain kunci.
Gembok umumnya dipakai sebagai pengaman pagar, walau tak jarang digunakan sebagai pengamanan tambahan di pintu.
Para maling biasanya merusak gembok dengan cara menggunting bagian penggantung (shackle) hingga putus.
Untuk itu, membeli gembok dengan shackle yang pendek akan lebih aman karena gunting sulit masuk ke dalamnya.
Semakin kecil lubang yang tersisa antara shackle dengan badan gembok, semakin baik gembok tersebut.
Sama dengan kunci, material gembok yang memiliki kualitas paling maksimal, yaitu yang berbahan baja dan kuningan.
Kedua bahan ini tak hanya lebih sulit untuk dipotong, juga memiliki kemampuan lebih dalam menangkal cuaca.
Maklum, dibanding dengan kunci, lokasi gembok biasanya diaplikasi di area luar rumah serta ada kemungkinan terkena hujan dan panas setiap saat.
Gembok berbahan baja dan kuningan aman dan awet walau posisinya diletakkan di luar ruangan.
Tak hanya lewat pintu, pencuri kerap masuk melalui jendela dengan cara membobol engsel.
Karenanya, pilih engsel yang baik.
Sekarang ini, tersedia engsel yang dilengkapi dengan baut sehingga dapat melekat lebih erat ke kusen jendela.
Ada pula engsel yang dilengkapi dengan security pin, yakni semacam tonjolan yang dilengkapi dengan lubang.
Ketika jendela menutup, tonjolan masuk ke dalam lubang sehingga membuat engsel lebih sulit dibuka.
Untuk menyempurnakan keamanan jendela, kamu dapat memasang teralis besi.
Nah, kalau sudah semua aman lebih tenang untuk mudik kan Idea Lovers? (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/meninggalkan-rumah-dalam-kondisi-terkunci.jpg)