Breaking News:

PILPRES 2019

Maklumat dan Himbauan Prabowo Subianto kepada Pendukungnya: Saya Ingatkan, Kita Harus Damai

Dalam video yang diterima Tribunnews.com, Prabowo menyampaikan hal tersebut di kediamannya usai menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) malam

Editor: Mairi Nandarson
tribunnews.com/fahdifahlevi
Prabowo Subianto saat datang ke Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) malam 

Menurut Prabowo meski dirinya dan sejumlah barisan pendukungnya merupakan mantan tentara yang mengerti perang dan kekerasan, tetapi pihaknya tidak ingin unjuk rasa pemilu diwarnai aksi kekerasan.

"Memang kami-kami banyak mantan tentara dan mengerti apa arti perang dan kekerasan, kami tidak menginginkan sama sekali kekerasan digunakan dalam kehidupan politik Indonesia."

"Saudara-saudara sekalian memang berat jalan non violence, anti kekerasan memang berat, tapi sejarah membuktikan kadang-kadang justru yang berat itu yang akan membawa kebaikan bagi semuanya," katanya.

Jadwal Baru Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Maung Bandung Hadapi Jadwal Neraka Usai Lebaran

Gagal Naik Podium di MotoGP Prancis, Valentino Rossi Akui Kalah Cepat

Klasemen MotoGP Setelah Marc Marquez Juara GP Prancis, Kalahkan Duo Ducati dan Valentino Rossi

Tampak dalam video berdurasi 7 menit itu, sejumlah purnawirawan Jenderal TNI, diantaranya yakni Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Purnawirawan Tedjo Edhy Purdjiatno.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Purnawirawan Imam Sufaat, Mantan Wamenhan Letjen Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin, Mantan Danjen Kopassus Agus Sutomo, dan lainnya.

Tidak Melakukan Kekerasan

Calon Presiden Prabowo Subianto meminta kepada pendukungnya yang akan melakukan aksi unjukrasa untuk tidak melakukan kekerasan.

Dalam video yang diterima Tribunnews, hal itu disampaikan Prabowo di Kediamannya, usai menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) malam.

"Apapun tindakan dilakukan dengan damai dengan bersahabat, dengan suasana kekeluargaan," kata Prabowo Subianto.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku mendengar adanya isu unjuk rasa pada 22 Mei akan dilakukan dengan kekerasan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved