Kasus Amat Tantoso Masuki Babak Baru, Ini Permintaan Kuasa Hukum

Kasus penikaman yang dilakukan Amat Tantoso, pengusaha money changer Batam, terhadap Hong Khoon Cheng alias Kevin Hong kini memasuki babak baru.

Kasus Amat Tantoso Masuki Babak Baru, Ini Permintaan Kuasa Hukum
tribunbatam.id/dipa nusantara
Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan dalam Ekspose Kasus Penikaman atas tersangka Amat Tantoso 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus penikaman yang dilakukan Amat Tantoso, pengusaha money changer Batam, terhadap Hong Khoon Cheng alias Kevin Hong kini memasuki babak baru.

Setelah sempat ditahan oleh Polresta Barelang untuk proses penyelidikan, kini Amat Tantoso mendapatkan penangguhan penahanan atas kasus yang terjadi di Wey Wey Seafood beberapa waktu lalu.

Hal ini dibenarkan kuasa hukumnya, Tan Timin.

"Benar, Amat mendapatkan penangguhan," tegasnya.

Kepada TRIBUNBATAM.ID, Tan Timin mengatakan saat ini pihak Amat Tantoso meminta pihak kepolisian untuk segera melengkapi berkas perkara lainnya, pasal penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Kevin Hong bersama Mina.

Mulai Keropos, Tahun Depan BP Batam Ganti Tiang Penyangga JPO Tiban Kampung

Ramalan Zodiak Besok, Kamis 23 Mei 2019, Aquarius Ambisius, Pisces Lagi Galau, Taurus Pede

Mau Bikin Undangan Bukber jadi Menarik? Yuk Download Stiker Ramadhan Ini Di Whatsapp, Gratis Lho

HAPE BARU 2019 - Realme 3 Pro Vs Samsung A50, Segini Harga dan Cek Spesifikasi Lengkapnya

 

"Mina sudah jadi tersangka. Sekarang tinggal Kevin. Artinya kami meminta polisi untuk bekerja profesional untuk segera melengkapi berkasnya jika memang masih ada kekurangan," ujarnya.

Tan Timin pun juga mengakui pihaknya sampai sekarang tidak mengetahui keberadaan Kevin Hong.

"Apakah masih di Batam atau sudah keluar kami tidak tahu," ungkapnya.

Bagi Tan Timin, penunjukan kuasa terhadapnya atas kasus penipuan ini menjadi PR tersendiri.

Apalagi menurutnya, Kevin Hong tidak hanya sekali ini saja melakukan tindak pidana penipuan.

"Dulu tahun 2013 juga pernah. Dan berkas juga sudah masuk ke Polresta Barelang. Tapi pihak penyidik mengaku sedang mencari berkas itu. Harapan kami ya tentu ini di segera diselesaikan," tuturnya. (dna)

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved