VIRAL! Video Wajah Diduga Para Perusuh Setelah Ditangkap Polisi, Ada Amplop Uang Sekaligus Nama
TMC Polda Metro Jaya merilis video dan foto ratusan perusuh bayaran yang berhasil diamankan saat terjadi kerusuhan di Kawasan Thamrin. Lihat videonya.
Polisi menyebut aksi kerusuhan di Jakarta telah direncanakan sebelumnya dengan menyediakan uang operasional.
"Pelaku (kerusuhan) ini ada yang menyuruh dengan disebutkan ada beberapa (uang) yang di amplop itu. (Tersangka kerusuhan) sudah mensetting kegiatan," ujar Argo.
Polisi memiliki barang bukti berupa rekaman pertemuan yang menunjukkan perencanaan aksi kerusuhan, salah satunya rencana penyerangan ke asrama polisi di Petamburan.
Pertemuan itu dilakukan di Sunda Kelapa.
"Para tersangka (kerusuhan) ini berasal dari luar Jakarta, beberapa dari Jawa Barat. Mereka kemudian datang ke Sunda Kelapa, kemudian bertemu dengan beberapa orang di
sana. Ini ada barang bukti, ada rekamannya," katanya.
Saat ini, polisi masih mendalami dan mencari penyedia uang operasional aksi kerusuhan tersebut.
TMCPoldaMetro
3. Ditemukan Uang Dolar Hingga Busur Panah
Polisi mengamankan barang bukti berupa busur panah, celurit, bom molotov hingga amplop berisi uang dari perusuh di Petamburan.
Batu dan busur panah yang diamankan polisi itu tertata di pinggir jalan kawasan Petamburan.
"Dari Petamburan kami amankan celurit, busur panah, bom molotov. Dipetamburan juga ada amplop berisi uang Rp 200.000-500.000 dan ada nama-namanya. Ada uang Rp 5 juta
untuk operasional," kata Argo.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan uang senilai 2.760 dollar AS saat mengamankan perusuh di depan gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat.
Uang tersebut diberikan seseorang yang diduga menjadi otak kerusuhan di Jakarta.
"(Uang dollar) ini dari Lombok, peserta dari Lombok, ini didapatkan dari tempat kejadian perkara di Bawaslu," ujarnya.
VIDEO TWITTER TMC >> https://twitter.com/TMCPoldaMetro/status/1131311679961092096
4. Kerusuhan terjadi di tiga tempat
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tersangka yang diduga provokator itu ditangkap dari tiga tempat kejadian perkara (TKP) kerusuhan.