Tanjungpinang Terkini

Heboh Kurma Arab Bisa Berbuah, Hakim Pengadilan Tanjungpinang Cari Penanamnya

Meski baru 2 tangkai yang dapat dipanen, namun kedepannya kurma arab akan dirawat dan dipelihara agar berbuah lebat

Heboh Kurma Arab Bisa Berbuah, Hakim Pengadilan Tanjungpinang Cari Penanamnya
Wahib Waffa/Tribun Batam
Wagub Kepri Isdianto memerik perdana buah kurna di belakang kantor PN Tanjungpinang 

Laporan Wartawan Tribunbatam, id, Tanjugpinang, Wahib Waffa

TRIBUNBATAM.id - Kurma arab di Pengadilan Negeri Tanjungpinang  bikin heboh karena bisa berbuah.

Kepala Pengadilan Tanjungpinang Admiral SH MH menceritakan sejarah kurma arab yang timbuh dan bisa berbuah di pengadilan.

Admiral mengatakan, kurma arab ditanma pertamakali oleh hakim Yus Enidar eks hakim PN Tanjungpinang yang juga masih berdinas sebagai hakim.

HEBOH, Kurma Arab di Pengadilan Tanjungpinang Bisa Berbuah, Warga Ramai Ramai Cicipi

Optik melawai Gran Mall Batam Hadirkan Program Spesial Opening

Dianggap Meresahkan, Warga Bintan Timur Amankan 2 Pria Tukang Palak

Loncat Dari Lantai Atas Mega Mall, Polisi Sebut AR Dapat Bisikan Kalau Loncat Akan Dapat Jodoh

 

"Kebetulan beliau ini angkatan 80 sama dengan saya di Universitas Andalas. Nanti akan saya kirimkan ke beliau Yus Enidar kalau sudah berbuah. Biar dia tau kalau yang ditanam ini bisa tumbuh dan kita bisa menikmati. Kira-kira ini di tanam 17 tahun yang lalu oleh beliau," katan Admiral.

Ia menyebutkan meski baru 2 tangkai yang dapat dipanen, namun kedepan dengan niat merawat dan memelihara sepenuh hati, Admiral yakin kurma ini bisa panen dengan hasil yang lebih memuaskan. Selain ini tanaman ini juga menjadi bukti bahwa tanah Kepri bisa menghasilkan buah Kurma jika digeluti dengan baik.

"Semoga ini jadi berkah. Kita namakan ini dengan kurma Pengadilan. Bagi yang menyiram dan merawatnya hingga berbuah dapat berkah. Kita terimakasih sehingga kita bisa menikmati saat ini. Ini adalah berkah bulan Puasa," kata Admiral.

Wakil Gubernur Kepri Isdianto menjadi tamu dalam pemanenan buah kurma perdana di Tanjungpinang. Meski tidak ada yang mencicipi karena bulan puasa, namun dari bau dan tekstur buah yang sudah tua dan mulai lembek, ini menandakan jika kualitas buah ini cukup istimewa.

Informasi yang didapat adanya rencana investasi penanaman buah kurma di Bintan oleh pengembang dengan luas lahan 100 hektar juga disambut baik oleh Wagub. "Alhamdulillah, Bagus, kita dukung, kita suport, izinkan pasti. Itu nanti pertanian dan pengembang. Kalau memang ada (petani) yang mengembangkan dan mengelola dengan baik tak menutup kemungkinan kita pemerintah pasti ikut membantunya," katanya sembari memegang tangkai buah kurma.

Sementara itu Wito menyampaikan bahwa kurma ini telah dua kali dilakukan perkawinan dengan serbuk sari bunga kurma. Kendala yang dihadapinya karena terkendala hujan. Saat perkawinan harus dalam kondisi terang. Sehingga serbuk yang ditempeli dapat melekat dan merangsang buah untuk tetap melekat dan bertumbuh besar.

"Ini sudah dua kali pak. Karena hujan lebat jadi gagal. Dan ini dua Minggu lalu muncul kembali dua tangkai. Dan ini nanti sudah bisa panen terus. Dan hak berhenti lagi pak. Meski ini usianya lebih dari 15 tahun tapi tetap produktif. Karena usia Kurma ini sampai 100 tahun," kata Wito santai ngobrol dengan Wagub dan Kepala PN Tanjungpinang.

Tak lama sang sang pemetik yang sudah berada di atas pelepah kurma ini memotong dan menjatuhkan dengan tangkai terikat tali. Nampak buah warna kuning, lonjong dan panjang. Mereka menyambut gembira dimana untuk yang pertama di Tanjungpinang bahkan mungkin di Kepri terdapat pohon Kurma yang berbuah. (wfa).

Penulis:
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved