Batam Jadi Tuan Rumah Rakor Implementasi Transaksi Non Tunai

Kota Batam akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Transaksi Non Tunai.

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kota Batam akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Transaksi Non Tunai.

Agenda Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri ini rencananya diikuti 1.000 undangan, dan dijadwalkan terlaksana pada Juli mendatang.

"Rakor ini dijadwalkan pada 18 Juli. Penunjukan Batam sebagai tuan rumah itu berdasarkan hasil rapat di Kemendagri Maret lalu," kata Zarefriadi, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Batam, Rabu (29/5).

Peserta rapat dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi dan kabupaten/kota serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia.

Rapat koordinasi dan evaluasi transaksi non tunai tahun lalu diadakan di Banyuwangi dengan dukungan penuh PT Bank Jatim. Sedangkan untuk rapat di Batam nantinya akan didukung PT Bank Riau Kepri.

Batam City Hotel Ajak Anak Yatim Berbuka Puasa Bersama

Sidang Kasus Pemilu Batam, Yunus Tuding Werton Jegal Dirinya. Reaksi Werton?

Heboh 5 Soal Ujian Bahasa Indonesia SD di Banten tentang Atta Halilintar, Begini Pertanyaannya

Panduan Tata Cara dan Niat Sholat Idul Fitri, Lengkap dengan Hal yang Disunahkan Sebelum Sholat Ied

Zarefriadi mengatakan, dari hasil evaluasi, hingga Maret 2019 masih ada sekitar 100 kabupaten/kota yang belum melaksanakan transaksi non tunai di lingkungan pemerintah daerah. Adapun dasar pelaksanaan transaksi non tunai, yakni Surat Edaran Mendagri nomor 910/1867/SJ tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah.

"Untuk di Pemerintah Kota Batam, kita sudah memulainya sejak 2017 lalu. Mulai 1 Juni 2017, kegiatan belanja di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam sudah menerapkan transaksi non tunai. Kemudian, pada 1 September dilaksanakan oleh semua OPD," ujar Zarefriadi.

Sedangkan dari sisi pendapatan, transaksi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) sudah disetorkan secara non tunai ke rekening kas daerah Pemko Batam, meskipun ada pengecualian di beberapa OPD yang belum siap infrastrukturnya.

"Momen ini juga akan kita manfaatkan untuk mempromosikan Kota Batam, baik dari segi pariwisata, usaha kecil menengah, dan sebagainya. Kita akan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk penyelenggaraan kegiatan ini," kata Zarefriadi. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved