INDIA MARAH! Seorang Dokter Wanita Bunuh Diri karena Penghinaan Kasta oleh para Dokter Senior

Kasus bunuh diri dokter Payal Tadvi ini juga menimbulkan kemarahan publik dan rumah sakit tempat para dokter ini bekerja langsung menuai kecaman

sabrangindia.com
Dokter Payal Tadvi, bunuh diri karena penghinaan kasta dari seniornya 

Seorang pejabat senior kepolisian mengatakan, ketiga dokter itu berpendidikan sangat baik dan mereka termasuk keluarga yang berpengaruh. 

Tiga dokter diskriminatif yang membuat publik India marah

Terdakwa sempat hendak mengelabui polisi dengan mendatangi pengadilan untuk membayar jaminan agar tidak ditahan.

Namun polisi mengetahui dan menangkap dokter Bhakti Mehare di luar pengadilan. 

Hema Ahuja ditangkap dari daerah stasiun kereta Andheri pada Rabu dini hari. 

Menyusul, Ankita Khandelwal ditangkap pada Rabu pagi oleh polisi.

Payal bisa menjadi dokter melalui beasiswa dari kuota yang diberikan untuk golongan etnik minoritas India.

Kasta rendah dan minorotas di India diberikan kuota untuk bisa mendapat akses di sekolah, universitas dan sektor pemerintahan.

Namun, dalam kehidupan sosial, perbedaan kasta ini masih menjadi ganjalan di India dan masalah yang dihadapi dokter Payal sering terjadi.

Kasus ini menjadi heboh karena penghinaan berbau SARA ini terjadi di lingkungan rumah sakit yang semestinya lebih mengutamakan kemanusiaan dalam bekerja.

Munculkan kemarahan publik

Akibat peristiwa rasis tersebut, keluarga Payal didukung para mahasiswa dan sejjumlah paguyuban sosial melakukan protes dan menggelar unjuk rasa.

Mereka menggelar demonstrasi mengecam rumah sakit yang dikelola pemerintah Mumbai tersebut.

Demonstran lain juga bergabung dengan ibu Payal Tadvi, Abeda dan suaminya Salman, menuntut tindakan keras terhadap tiga dokter rasis tersebut.

"Payal sering bercerita tentang penghinaan yang dia hadapi oleh seniornya tentang hal-hal kecil. Mereka kadang melemparkan file di wajahnya di depan pasien," katanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved