Breaking News:

Ini Penjelasan Mengenai Boleh Tidaknya Salat Id Sendirian pada Idul Fitri

Menjelang Idul Fitri 1440 H / 2019, informasi seputar lokasi salat Id berjemaah sudah diterima oleh seluruh umat Islam.

Editor: Thom Limahekin
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ribuan jemaah menjalani Salat Idul Fitri 1439 Hijriah di ruas jalan raya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (15/6). 

Dikutip TribunStyle.com dari konsultasisyariah.com, wajib bagi mereka untuk berpuasa dan berhari raya sebagaimana manusia pada umumnya.

Hendaklah pula mereka melaksanakan salat Id bersama dengan kaum muslimin yang lainnya yang berada di negeri mereka.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ والإِفْطَارُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

“Awal puasa adalah hari yang kamu semua memulai puasa. Idul fitri adalah hari yang kamu semua merayakan idul fitri. Idul Adha adalah hari yang kamu semua merayakan idul adha.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah. Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 224)

Penjelasan Boleh Tidaknya Melaksanakan  Salat Id Sendirian

Jika berhalangan untuk salat berjamaah, salat Id boleh dilaksanakan sendirian.

Abu Hasan Ali al-Bagdadi dalam kitab al-Iqna’ fil fiqh asy-Syafi’i mengatakan:

وَيُصلي العيدان فِي الْحَضَر وَالسّفر جمَاعَة وفرادى

"Dan hendaklah melaksanakan shalat dua hari raya dalam keadaan hadir maupun bepergian, baik dengan berjamaah maupun sendiri-sendiri".

Namun para ulama berbeda pendapat perihal qadha salat Id sendiri atau perihal cara mengqadhanya.

Dikutip TribunStyle.com dari Serambinews, Selasa (4/6/2019), Al-Imam As-Syafi'i (w. 150 H) sebagai pendiri dan guru para ulama di dalam mazhab Asy-Syafi'iyah di dalam kitab Al-Umm menuliskan sebagai berikut:

"Tidak mengapa bila suatu kaum yang musafir melaksanakan salat Ied atau salat Gerhana, dan salah seorang mereka menyampaikan khutbah, baik dalam perjalanan atau pun di suatu kampung yang tidak ada salat Jumatnya."

Kemudian, Asy-Syairazi (w. 476 H) salah satu ulama kenamaan di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah abad kelima hijriyah di dalam kitabnya Al-Muhadzdab menukilkan salah satu riwayat dari Al-Imam Al-Muzani yang menyebutkan dibolehkannya orang salat Id sendirian.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved