KEPRI TERKINI
6 Nyawa melayang, 4 Orang Luka Berat Selama Operasi Ketupat Seligi 2019 di Kepri
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, SIK menyampaikan hal itu di apel konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019 dan kesiapan Pengamanan Sid
Penulis: Endra Kaputra |
Laporan Wartawan Tribun, Endra Kaputra
TRIBUNBATAM.id TANJUNGPINANG - Angka kecelakaan lalulintas di Provinsi Kepulauan Riau meningkat 33 persen selama Operasi ketupat seligi 2019.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, SIK menyampaikan hal itu di apel konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019 dan kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
Membacakan amanat Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, kapolres menyebutkan ada 9 kasus laka lantas di Kepri.
"Dari 9 kasus itu, 6 jiwa melayang, luka berat 4 orang, dan luka ringan 7 orang. Bila dibandingkan tahun lalu ada 3 kasus," katanya.
Untuk Satlantas Polres Tanjungpinang sendiri. Kasus laka lantas hanya terjadi sebanyak satu kali, dengan korban meninggal satu orang.
• Download Lagu Hits dan Populer Alan Walker Lily feat K-391 & Emelie Hollow, dengan Lirik Lagunya
• BPN Prabowo-Sandi Minta MK Berhentikan Ketua dan Komisioner KPU, Arief Budiman: Salah Alamat!
Melanjutkan amanat Kapolda, mantan Kapolres Lingga ini menyebutkan, untuk Kasus kriminalitas menonjol yang terjadi selama operasi ada 5 kasus.
"Diantaranya, satu kasus curat, dua kasus curas, satu kasus penipuan, dan satu kasus penemuan mayat," ujarnya melanjutkan amanat Mantan Kapolda Maluku
Dilanjutkannya, penyelenggaraan oprasi ketupat seligi 2019 selama 13 hari terhitung mulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019.
Operasi melibatkan 1.282 personil pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemda, serta Stakeholder terkait dan elemen masyarakat lainya diseluruh jajaran Polda Kepri.
• Gatot Nurmantyo Kecewa 3 Seniornya Jadi Tersangka Makar : Bagi Seorang Patriot Itu Menyakitkan
• Langkah Persib B Ikut Liga 2 2019 Mulai Terganjal, Ini Beberapa Kendala yang Harus Dilalui
"Dengan jumlah 15 Pos Pengamanan, 32 Pos Pelayanan, 10 Pos Terpadu dan 3 Pos Bergerak yang didirikan," ucapnya
Ia pun menyampaikan, Kapolda Kepri mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan operasi tersebut
"Semoga pengabdian yang telah saudara berikan dengan penuh keiklasan dapat menjadi sebuah catatan amal ibadah dihadapan Allah SWT," sebutnya
Selain itu, berdasarkan direktif Kapolri pada vidio conference pada senin 10 Juni 2019, ada agenda Nasional yang akan kita laksanakan. Yakni, kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilu yang akan digelar pada 14 Juni 2019 mendatang
"Mewujudkan keamanan diwilayah Kepri, agar seluruh jajaran Polda Kepri bekerja sama dengan TNI, Pemda, stakeholder terkait dan elemen masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kepri tetap aman dan kondusif serta memelihara kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya
"Kita menolak kerusuhan, kita menolak segala bentuk provokasi, kita tidak ingin terpecah belah oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan sesaat, kita cinta perdamaian," tegasnya kembali mengajak.
(tribunbatam.id/endra kaputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-untuk-berita-bintan.jpg)