Breaking News:

Setelah Sandiaga Uno, Kini Jubir BPN Prabowo-Sandiaga Berikan Penjelasan Soal Klaim Kemenangan

Klaim kemenangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berubah-ubah.

wartakota
Dahnil Anzar, Ketua Pemuda Muhammadiyah, saat melaporkan Wimar Witoelar ke Polda Metro Jaya, belum lama ini. 

TRIBUNBATAM.id - Klaim kemenangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berubah-ubah.

Pasca Pilpres, BPN Prabowo - Sandiaga mengklaim kemenangan 62 persen.

Namun, dalam sidang perdana gugatan sengketa Pilpres 2019, BPN Prabowo - Sandiaga mengklaim kemenangan 62 persen.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan mengapa angka klaim kemenangan pihaknya berubah.

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan perubahan itu terjadi lantaran progres pengumpulan data rekapitulasi hasil Pilpres 2019 dari pihaknya masih belum rampung dan terus dilakukan perubahan seiring dari capaian terakhir mereka.

Gelandang Timnas U-23 Indonesia Ini Dilirik Tiga Klub Eropa, Siapakah Dia?

Jelang Laga Kontra Persib Bandung, Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan: Tim Kami Siap Tempur

Sama Seperti Soeharto dan SBY, Jokowi pun Pinjam Punggung Ajudan untuk Tanda Tangan

Prada DP, Kelabui Pemimpin Padepokan, Prada DP: Saya Ingin Perdalam Ilmu Agama

"Seperti dijelaskan Mas Bambang Widjajanto (BW) juga kalau teman ikuti, progresivitas perubahan pasti terjadi seiring pengumpulan data," ucap Dahnil ditemui di kediaman Sandiaga Uno, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019) malam.

Dahnil menegaskan data yang disampaikan BW dalam persidangan gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) itu adalah data akhir.

"Mas BW jelaskan setelah sidang selesai, proses ketika MK selesai, semua sudah finalisasi, itu data finalnya," ujarnya.

Diketahui, awalnya, Prabowo mengklaim menang 62 persen atas Jokowi - Ma'ruf.

Namun, saat gugatan sengketa Pilpres 2019 diajukan ke MK, klaim kemenangan menjadi 52 persen.

Prabowo - Sandiaga menyebut menang dengan perolehan 68.650.239 suara atau 52 persen melawan Jokowi - Ma'ruf yang dinilainya meraih 63.573.169 suara atau 48 persen.

Persentase tersebut berbeda dengan versi rekapitulasi KPU yang mereka gugat, yakni Prabowo - Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara (44,50 persen) dan Jokowi - Ma'ruf meraih 85.607.362 suara (55,50 persen).

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Angka Klaim Kemenangan Kubu 02 Berubah, Ini Penjelasan Dahnil Anzar

Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved