Ini Akibatnya Bagi Kesehatan Jika Kentut dan Sendawa Ditahan-tahan, Berikut Penjelasannya

kentut dan sendawa yang dilakukan secara sembarangan memang tidak sopan, tetapi menahan kentut atau sendawa juga bukan hal yang dianjurkan.

Ini Akibatnya Bagi Kesehatan Jika Kentut dan Sendawa Ditahan-tahan, Berikut Penjelasannya
Peter Sucheski via sciencefocus.com
Ilustrasi Kentut 

TRIBUNBATAM.id - Siapa pun Anda, pasti sering kali merasa ingin mengeluarkan gas alias kentut atau bersendawa, hal yang alami terjadi.

Namun, terkadang kita merasa tidak enak untuk membuang gas atau bersendawa, karena dianggap tidak sopan.

Ya, kentut dan sendawa yang dilakukan secara sembarangan memang tidak sopan, tetapi menahan kentut atau sendawa juga bukan hal yang dianjurkan.

Meski tidak berakibat sangat fatal, tetap ada risiko yang harus ditanggung jika gas berlebih di saluran pencernaan tidak dibebaskan.

Sebelumnya, pernahkah bertanya-tanya bagaimana bisa terjadi kentut? Kentut berasal dari gas.

Banyak yang Tidak Tahu, Diam-diam Limbad Kuasai 3 Bahasa dan Bergelar Profesor Doktor Honoris Causa

Cegah Kanker Payudara Sejak Dini, Ini Cara Mendeteksi Lebih Awal Mengetahuinya

Kisahnya Viral, Bayu Bocah Yatim Piatu Penjual Keripik Ini Diajak Khusus Nonton Laga Timnas

Warung Kopi Terima Penitipan Suami dan Penangkaran Buaya, Ini Arti dari Slogan Sesungguhnya

Ketika tubuh mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara.

Pertama, gas akan keluar melalui sendawa. Kedua, gas akan keluar dengan cara kentut yang keluar melalui anus.

Sendawa dan kentut berasal dari kebanyakan menelan udara. Ketika kita sedang berbicara atau mengunyah permen karet, menelan udara berlebihan memang tidak dapat dihindari.

Ada juga beberapa makanan yang dapat menyebabkan gas berlebihan. Makanan tersebut harus difermentasi sehingga menimbulkan asam dan gas.

Gas yang berlebihan terjadi ketika terperangkap di usus, sehingga menyebabkan perut kembung.

Pelepasan gas pada perut dikaitkan dengan jumlah gas pada usus, dan bergantung pada aktivitas motorik usus.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved