Oknum Petugas Parkir Pukul Pengunjung Jembatan Dua Barelang, Dilarang Parkir Kok Ada Tukang Parkir?

Aksi pemukuran itu terjadi karena pengunjung tidak mau membayar uang parkir.

Oknum Petugas Parkir Pukul Pengunjung Jembatan Dua Barelang, Dilarang Parkir Kok Ada Tukang Parkir?
TRIBUN BATAM/BOBI
Ditpam memasang Barrier (pembatas) untuk mengatasi masalah parkir di atas jembatan Barelang yang makin sulit dilarang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang pengunjung di jembatan dua Barelang dipukul oleh oknum petugas parkir.

Aksi pemukuran itu terjadi karena pengunjung tidak mau membayar uang parkir.

Pemukulan itu mendapat tanggapan dari Gerakan Mahasiswa Kepri (Gema-Kepri) dan Gerakan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Gema-Tabagsel).

Oknum petugas parkir yang melakukan pemukulan terhadap Andika (20) pengunjung jembatan II Barelang, yang merupakan mahasiswa satu Universitas di Batam tersebut, sangat disayangkan oleh Tongku April, ketua Gema Kepri dan Gema Tabagsel.

"Kita sangat menyangkan apa yang terjadi di jembatan dua Barelang.

Kawasan Barelang yang menjadi kebanggakan Kota Batam, bahkan Provinsi Kepri, tidak seharusnya terjadi hal-hal yang menimbulkan ketakutan bagi para wisataan," kata Tongku.

 Bukan Jorok, Ternyata Ini Arti Simbol Jempol Kejepit yang Kerap Dipamerkan Nikita Mirzani

Anak Suku Laut Bintan Senang Dapat Bantuan Alat Olahraga dari Yayasan MPPI

Menteri Susi Dukung Pemulangan Kontainer Sampah Plastik ke Negara Asal

Kasus B.I eks iKON Mencuat, Agensi YG Entertainment Ungkap Han Seo Hee Tak Pernah Jadi Trainee

Yang paling disesalkan Tongku, adalah di jembatan satu dan jembatan dua sudah ada larangan untuk parkir.

Namun yang membuat dirinya prihatin di tempat yang tidak diperbolehkan parkir tapi ada uang parkir.

"Yang sangat kita sayangkan, oknum petugas parkir itu memiliki karcis parkir. Ini kita pertanyakan,"kata Tongku.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved