BINTAN TERKINI

Dinkes Bintan Bentuk Tim Jitu Untuk Basmi Sarang Nyamuk penyebab DBD

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, Kepri akan membentuk petugas khusus untuk membasmi sarang nyamuk yang menimbulkan perkembang biakan jentik

Dinkes Bintan Bentuk Tim Jitu Untuk Basmi Sarang Nyamuk penyebab DBD
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Petugas melakukan foging setelah adanya kasus DBD di Kabupaten Karimun, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi simamora.

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, Kepri akan membentuk petugas khusus untuk membasmi sarang nyamuk yang menimbulkan perkembang biakan jentik nyamuk Deman Berdarah Dengue(DBD) di lingkungan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Dr Gama Isnaini menyampaikan, bahwa kasus DBD memang masih sangat sering menyerang warga Bintan.

Sehingga menjadi perhatian Dinkes,  khususnya di pemukiman padat penduduk yang ada di daerah Bintan.

Sejumlah upaya juga sudah dilakukan Dinkes Bintan untuk membasmi dan mencegah berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Mulai dari sosialisasi 3M Plus kepada warga dan menggelar gerakan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) satu rumah satu jumantik.

Tetapi hal itu, kurang efektif dilaksanakan dilingkungan keluarga dan masyarakat.Sebab dalam arti tidak ada petugas khusus yang bertanggungjawab.

"Nah karena itu, kita kedepan berencana akan membentuk petugas khusus dengan mengangkat Jumantik,"ujarnya, Minggu (16/6/2019).

Parade Toronto Raptors Sebagai Juara NBA 2019 Diwarnai Aksi Penembakan, 4 Orang Terluka

Yusril Ihza Mahendra Minta MK Tolak Permohonan BPN Prabowo-Sandiaga, Ini Argumennya pada Sidang ke-2

 

Lanjutnya, pembentukan petugas khusus ini akan dicoba secepat mungkin dan segera diusulkan ke Pemkab.

"Petugas khusus ini juga akan dilatih oleh puskesmas, sehingga kerjanya nanti lebih maksimal dalam membasmi dan memantau jentik saat berkeliling,"terangnya.

Gama juga menyebutkan,adapun tujuan pembentukan petugas khusus pemberantasan sarang nyamuk penyebab DBD ini, salah satunya untuk lebih terarah dan terkontrol dalam memberantas sarang nyamuk tempat perkembang biakan jentik.

Selain itu, agar petugas pemberantasan sarang nyamuk yang di unjuk punya tanggungjawab.

"Dulu kan hanya kader yang di bebani,setiap rumah notabenya satu rumah satu jumantik. Tapi prakteknya masih kurang.karena bukan petugas khusus,"tutupnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved