BINTAN TERKINI

PDAM Tirta Kepri Angkat Bicara Tanggapi Keluhan Air Hitam Pekat dan Berbau

"Nah saat itu anak saya lagi cuci baju warna putih, setelah terkena air PDAM yang keruh dan berwarna agak hitam menjadikan baju kusam, setelah di liha

PDAM Tirta Kepri Angkat Bicara Tanggapi Keluhan Air Hitam Pekat dan Berbau
TRIBUN BATAM/ALFANDI
Seorang warga Kampung Kamboja Dalam tepatnya di Gang Kenanga, keluhkan air PDAM keruh dan bau 
Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi simamora
 
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Perihal keruhnya air PDAM ini sudah dilaporkan ke petugas PDAM Tirta Kepri Tanjunguban. 
 
 "Saat mengetahui air PDAM keruh, saya sudah telepon,kata petugas PDAM akan disampaikan ke petugas di lapangan,"ucap pelanggan di Tanjunguban.
 Air PDAM yang keruh juga dikeluhakan Nana, warga Kampung Kamboja Dalam. 
 "Iya airnya keruh dan bau juga, kami juga untuk sementara waktu tidak menggunakan,"tuturnya. 
Kepala Cabang PDAM Tirta Kepri Tanjunguban, Mamat mengakui, ada kesalahan teknis saat pengolahan air yang terjadi sebelum air didistribusikan ke pelanggan.
 Sehingga membuat air PDAM yang didistribusikan ke rumah-rumah pelanggan menjadi berwarna dan keruh. 
Selain itu, ada pipa di distribusi milik PDAM yang bocor sehingga air tersebut masuk ke dalam pipa dan teraliri ke pelanggan.
 
 
Pihaknya juga sudah meminta bagian teknik untuk menangani masalah air yang keruh dan berwarna kehitaman serta berbau. 
"Sudah ditangani bagian teknik. Mungkin akan segera kembali normal,"ungkapnya. 
 
Sebelumnya, Warga Gang Kenanga RT 002 RW 001 Kampung Kamboja Dalam, Tanjunguban, Bintan Utara, Kabupaten Bintan, kepri mengeluhkan air PDAM keruh. 
Salah satu Warga Kampung Kamboja Dalam, Dasril mengatakan, bahwa kondisi air PDAM keruh ini sejak Kamis (20/6) pagi.Dimana pertama mengalir air PDAM tidak keruh. Namun setelah itu, air mulai keruh. 
"Kalau tidak salah pukul 10.00 WIB, sudah mulai keruh, dan berwarna hitam disertai sedikit bau,"ucapnya, Jumat (21/6/2019).
Dia juga menuturkan, bahwa air PDAM  yang keruh ini diketahui saat itu anaknya sedang mencuci pakaian.
 
 
"Nah saat itu anak saya lagi cuci baju warna putih, setelah terkena air PDAM yang keruh dan berwarna agak hitam menjadikan baju kusam, setelah di lihat airnya seperti berlumpur,"terangnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa akibat kondisi air yang keruh itu, keluarganya tidak menggunakan air PDAM untuk sementara waktu.
Dasril menduga keruhnya air PDAM karena ada proyek pengalian drainase.
"Biasanya kami pakai untuk minum juga, sekarang setelah kondisi air keruh, kami tak pakai lagi, mungkin ada pipa PDAM yang kena, makanya airnya keruh," katanya. (Alfandi)
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved