BATAM TERKII

Pembahasan Perka No 10 Oleh BP Batam Selama Ini Tidak Pernah Libatkan BC Batam

Kendati BP Batam mengaku sudah berkoordinasi dengan BC Batam terkait Perka 10/2019, BC Batam mengaku tidak tahu kalau sudah diberlakukan.

Pembahasan Perka No 10 Oleh BP Batam Selama Ini Tidak Pernah Libatkan BC Batam
Kepala Kantor BC Batam Susila Brata
Kepala Kantor BC Batam Susila Brata. 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perihal sistem di Bea dan Cukai belum siap atas pelaksanaan Perka BP Batam No.10 Tahun 2019, ditanggapi Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Tipe B Batam, Susila Brata.
Ia mengatakan, BP Batam tidak pernah melibatkan BC saat menyusun Perka No.10 Tahun 2019.
Pihaknya bahkan tidak mengetahui, jika Perka itu sudah terbit.
"Kami tidak pernah dilibatkan," kata Susila kepada wartawan, Kamis (20/6).
Sementara, pelaksanaan Perka ini juga berkaitan dengan tugas BC terkait pengawasan keluar-masuk barang.
Ada 1.500an item barang konsumsi yang dikeluarkan dari daftar, yang mendapat fasilitas bebas pajak.
Artinya, jika barang ini akan dimasukkan ke kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam, akan dikenakan pajak.
Terhadap hal ini, Susila mengatakan, aturan pemungutan pajak atas 1.500an item barang itu memang belum ada.
Instrumen pemungutan pajak, sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Makanya, BC belum dapat melakukan langkah-langkah berkaitan keluhan pengusaha.
Barang mereka banyak tertahan di Singapura, karena belum bisa masuk ke Batam.
Pihaknya masih butuh koordinasi lagi dengan pemerintah pusat.
"Instrumen pemungutan pajak ini belum ada. Aturan yang ada baru sebatas Perka yang memang jadi kewenangan BP Batam," ujarnya.
Sementara itu, dari Apindo Batam berharap agar Perka BP Batam No.10 Tahun 2019 ini dikaji ulang.
Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid juga mengingatkan BP Batam, agar sebelum membuat aturan terkait dunia usaha, berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait, utamanya dengan pengusaha.
"Minta masukan dulu, baru dibuat aturannya. Karena dunia usaha ini yang akan menjalankan aturanya," kata Rafki. (wie)
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved