Prof Tokuda Disebut Ungkap Kecurangan Pemilu, Ternyata Bintang Film Dewasa Jepang. Simak Profilnya
Perolehan suara yang tertulis di kertas itu yang dipegang Prof Tokuda menunjukkan keunggulan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di angka 61 persen.
Lalu bagaimana kalau main dengan wanita yang sudah lanjut usia 60 tahun lebih misalnya?
"Kalau keduanya orang tua, ya, film tidak akan laku terjual. Kita membuat film kan supaya bisa terjual dengan laris nantinya," tambahnya lagi.
Kakek Tokuda lulusan Aoyama Gakuin tersebut lulus sekolah bekerja di perusahaan kondensor, elektrik dan suku cadangnya.
Barulah di usia 26 tahun bekerja di Travel Company, sebuah perusahaan wisata di Jepang hingga usia 70 tahun.
Namun, selain masih tetap kerja di perusahaan biro perjalanan yang bermarkas di Ebisu, Tokyo, ia juga terus bermain film porno hingga kini.
"Jadi, sambil mengantarkan tamu, sambil kerja di travel, misalnya ke daerah, saya juga syuting film, diminta sutradara dengan latar belakang bumi alam pedesaan yang indah," ceritanya lagi.
Hobinya nonton film sampai kini dan bahkan beberapa tahun lalu suka mendaki gunung.
"Tapi unsur tua dan kaki kanan saya mulai sakit sehingga tak bisa mendaki gunung lagi kini," lanjutnya.
Tokuda dari keluarga biasa Jepang, ayah bekerja di perusahaan kereta api di Hakone, tapi bercerai dengan ibunya, dan ia adalah anak satu-satunya.
Meskipun hidup sebagai bintang film deewasa, tetapi ia juga memiliki isteri dan dua anak, satu laki satu wanita, bahkan sudah memiliki dua cucu.
"Isteri saya mungkin tidak tahu pekerjaan film saya tersebut. Namun isteri anak saya mungkin tahu karena saat saya membuat buku, ketahuan dia isinya. Terus dia bantu pembuatan buku, kisah saya tersebut bermain di film porno."
Meskipun keluarganya mengetahui, Tokuda yakin mereka bisa mengerti pekerjaannya karena memang 100 % hanya pekerjaan biasa saja tak ada rasa apa pun.
"Saya bekerja 100 % ya bekerja seperti biasa saja dalam bermain film itu. Setelah itu ya selesai lalu dapat uang, tak ada perasaan apa pun, tak ada perselingkuhan setelahnya," jelasnya lagi.
Lalu berapa uang yang diterimanya?
"Kecil, hanya sekitar 30.000-50.000 yen (sekitar enam juta rupiah) sekali bermain film," paparnya.
Kalau wanita, apalagi wanita muda cantik, mungkin besar bisa satu jutaan yen atau lebih.
Tetapi laki-laki, apalagi kakek-kakek, ya tidak bisa tinggi honornya, ungkapnya lebih lanjut.
Meskipun demikian, kakek Sugiono sudah memerankan sekitar 400 film dewasa.
"Terima kasih atas nama Indonesia yang diberikan kepada saya, salam hangat buat semua pecinta film saya yang ada di Indonesia," paparnya.
TERUNGKAP Sosok Prof Tokuda yang Beber Kecurangan KPU, ternyata Kakek Sugiono Bintang Porno
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fenomena Bintang Porno "Kakek Sugiono" yang Juga Digunakan dalam Hoaks Pemilu"