Jokowi-Ma'ruf Akan Dilantik, Ini 10 Janji Politik Keduanya
Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin tinggal menunggu waktu untuk dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sebagai Presiden dan Wakil Presiden
"Amar putusan mengadili menyatakan dalam eksepsi menolak eksepsi pihak pemohon dan terkait untuk seluruhnya," kata Ketua MK Anwar Usman.
"Dalam pokok permohonan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," sambungnya.
"Demikian diputus dalam rapat permusyaratan hakim oleh 9 hakim konstitusi," kata Anwar Usman.
Dengan demikian, pasangan Capres - Cawapres Jokowi - Ma'ruf akan memimpin Indonesia periode 2019 - 2024.
Jokowi Buka Pintu Prabowo - Sandi Bergabung Membangun Indonesia
Pintu bergabungannya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan kubu Jokowi - Maruf terbuka lebar.
Jokowi yakin, Prabowo - Sandiaga adalah patriot yang ingin Indonesia semakin kuat dan semakin maju.
Dia juga yakin bahwa keduanya ingin Indonesia menjadi adil dan makmur.
Sebab, menurut Jokowi, Indonesia adalah negara besar yang tidak bisa dibangun hanya dengan satu dua orang saja.
Pernyataan ini disampaikan dalam pidato Jokowi di rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih Pemilu 2019.
"Kami menyadari bahwa Indonesia adalah negara besar, Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang dua orang atau sekelompok orang.
Oleh karena itu saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini," kata Jokowi di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).
"Saya yakin mereka berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat makin maju dan makin adil dan makmur," katanya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Jokowi - Ma'ruf Amin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden terpilih Pemilu 2019.
Ketetapan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2019_nasional_pasangan-capres-cawapres-jokowi-maruf-amin.jpg)