Pelaku Jambret yang Ditembak Ternyata Tukang Parkir di Nagoya Batam

Pelaku jambret yang sering beraksi di Kota Batam tunduk juga setelah terkena timah panas dari Timbuser Polresta Barelang, Polda Kepri, Minggu (1/7/201

Pelaku Jambret yang Ditembak Ternyata Tukang Parkir di Nagoya Batam
TRIBUNBATAM
Yudi, ditangkap Satreskrim Polresta Barelang, Senin (1/7/2019) dalam kasus jambret 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku jambret yang sering beraksi di Kota Batam tunduk juga setelah terkena timah panas dari Timbuser Polresta Barelang, Polda Kepri, Minggu (1/7/2019).

Pelaku yang diketahui bernama Yudi itu ditangkap saat sedang bekerja. 

Sehari-hari Yudi memang bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Nagoya.

Yudi terpaksa harus ditembak karena melawan polisi saat diamankan Senin dini hari.

Tak Percaya, Anggota Pramuka di Bintan Ini Kaget Dapat Hadiah SIM Gratis, Begini Ceritanya

Liburan di Singapura, Jelajahi Dunia Ajaib Bersama Museum ArtScience

LAPTOP TERBARU 2019 - Ini Asus ROG Zephyrus GA502DU, Laptop Gaming yang Tipis

Aplikasi Diabetes Diluncurkan untuk Dokter dan Pasien, Dilengkapi Forum Diskusi Online

 

Satreskrim Polresta Barelang menangkap Yudi, pelaku jambret yang beraksi di Nagoya Bata, Senin (1/7/2019)
Satreskrim Polresta Barelang menangkap Yudi, pelaku jambret yang beraksi di Nagoya Bata, Senin (1/7/2019) (TRIBUNBATAM)

"Betul semalam baru kami amankan, dan sejauh ini kami masih melakukan pengembangan. Sebab masih ada temanya yang akan kita amankan," jelas Andri menerangkan.

Andri menjelaskan, penangkpan Yudi ini dilakukan setelah polisi mendengar laporan dari masyarakat.

"Kemudian kita lakukan pendalaman dan akhirnya menangkap dia di Nagoya," sebut Andri.

Sejauh ini pelaku sudah mengakui perbuatanya, namun polisi masih belum mau memberikan informasi secara gamblang, pasalnya masih ada yang akan diburu.

"Untuk jelasnya besok saja sama Pak Kapolres. Kalau untuk membenarkan penangkapan memang ada semalam," lanjut Andri.

Sementara itu, Yudi pelaku yang ditemui TRIBUNBATAM.id terlihat masih lemas pasca operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya.

Dia juga tidak bisa banyak bicara tetapi hanya meraung kesakitan ketika ditemui di ruang penyidik. (tribunbatam.id/setiawan_koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved