Dengan Bentuk Gambar, Tim Hukum dan TKN Akan Sosialisasi Hasil Sidang MK

"Kami juga menyampaikan kepada Presiden setelah putusan MK, kan ada narasi yang mengatakan "MK mendukung kecurangan", MK berpihak", kan masih ada," tu

Dengan Bentuk Gambar, Tim Hukum dan TKN Akan Sosialisasi Hasil Sidang MK
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Kuasa hukum kubu 01 dan 02, KPU RI hingga Bawaslu berfoto bersama usai berakhirnya sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat pada Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Tim kuasa hukum dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf akan mensosialisasikan putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Wakil Ketua TKN Arsul Sani menyampaikan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, tim hukum pasangan 01 melaporkan pekerjaannya yang telah dilakukan sebelum persidangan maupun selama persidangan di MK.

Adanya narasi negatif tersebut, kata Arsul, tim hukum menyampaikan agar putusan MK disosialisasikan kepada masyarakat secara luas, tetapi bahasanya akan dipermudah atau disederhanakan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami.

Resmi Dikabarkan Manchester United U-18 Merekrut Pemain Berdarah Indonesia Zidane Iqbal

Heboh, Pria Ini datang ke Pernikahan Mantan, Sambil Nyanyi India Sampai Gelendotan di Mobil Pick Up

Tersinggung Bau Ikan Asin, Selain Polisikan Galih Ginanjar, Fairuz Laporkan Rey Utami & Pablo Benua

Di Negara Ini, Pakai Ponsel Saat Mengemudi, Bisa Didenda Rp 10 Juta

"Daerah-daerah yang dianggap perlu, kita lakukan (sosialisasi). Tentu kami (bergerak) setelah kami disetujui oleh Pak Jokowo dan Kiyai Ma'ruf Amin," kata Arsul.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani. (TRIBUNNEWS.COM/CHAERUL UMAM)

Setelah pertemuan malam ini dan mendapatkan persetujuan, kata Arsul, tim hukum bersama TKN akan membuat bahan-bahan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga ke depan, kehidupan bermasyarakat setelah Pilpres tidak ada lagi perbedaan yang mengganggu kerukunan.

Juventus Bertabur Bintang Musim Depan, Aaron Ramsey Pamer Kostum, Ada Ronaldo, Pogba dan De Ligt

Wacana Wajib Militer, Lemhanas Sebut Belum Perlu dan Pemerintah Harus Ketahui Lebih Dulu Tujuannya

Pemerintah Janjikan Setiap Hari Selasa, Kamis dan Sabtu Ada Penerbangan Murah

KimOhYes! Setelah Menuai Kecaman, Kim Kardashian Akhirnya Cabut Merek Kimono pada Pakaiannya

"Tentu bahan yang mudah, mungkin dengan kartun, dengan video-video pendek dan lain sebagainya. Beliau setuju, agar proses rekonsiliasi terutama antar elemen masyarakat, anak-anak bangsa itu bisa berjalan lebih smooth, bisa lebih baik maka perlu ada juga sosialisasi," tutur Arsul. 

Anggota Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf, I Wayan Sudirta menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, tim hukum mengusulkan agar pasca putusan MK, terdapat kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat sangat penting untuk menghilangkan suara-suara yang menganggap pasangan Jokowi-Ma'ruf telah melakukan kecurangan dalam kontestasi Pilpres.

"Saya menyampaikan, masih ada suara-suara di luar setelah ada putusan (MK), tentang kecurangan. Saya usulkan agar kami mensosialisasikan putusan itu pada masyarakat," ujar Sudirta di tempat yang sama.

Sudirta pun menyampaikan, sosialisasi putusan MK juga perlu disebarkan oleh pemerintah agar jaringan dan pendukung Jokowi, agar ke depan tidak ada lagi kesan curang yang diembuskan kubu lawan.

"Tugas kami di MK selesai, kami bersedia membantu pemerintah dan presiden untuk masalah bidang hukum, termasuk sosialisasi putusan MK. Oleh karena itu ada tindak lanjut dan kami akan tunggu," sambung Sudirta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tim Hukum dan TKN Akan Sosialisasi Hasil Sidang MK dengan Bentuk Gambar

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved