Gara-Gara Ucapan Selamat, Acara Pernyataan Sikap Relawan Prabowo-Sandiaga Ricuh

"Saya mendapat broadcast, siapa penanggungjawabnya, tidak tahu, saling lempar. Kami bukan mendukung Prabowo, tapi kami ingin ada perubahan jika sepert

Gara-Gara Ucapan Selamat, Acara Pernyataan Sikap Relawan Prabowo-Sandiaga Ricuh
Instagram/prabowo
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno 

TRIBUNBATAM.id - Kericuhan terjadi di acara pembacaan sikap koalisi dan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Korpas) menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Selasa (2/7/2019).  

Para relawan menolak pernyataan sikap tersebut. Awalnya, seperti dikutip Antara, Florence mewakili Korpas membacakan sikap yang sudah ditulis. Semua relawan mengaminkan pernyataan tersebut.

Namun seketika, semua relawan pendukung menyatakan kekecewaannya ketika mendengar pernyataan terakhir dalam teks yang dibacakan. Isinya terkesan memberi selamat dan dukungan kepada presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Relawan yang kecewa kemudian beradu argumentasi, lalu mencopot banner acara. Mereka merasa dijebak.

"Saya mendapat broadcast, siapa penanggungjawabnya, tidak tahu, saling lempar. Kami bukan mendukung Prabowo, tapi kami ingin ada perubahan jika seperti itu kami hanya dijadikan alat politik," ujar Gus Ali, salah satu simpatisan yang datang dari Yogyakarta.

Sementara Florence mengaku dari awal diundang menjadi pembicara dalam acara tersebut. Namun, dirinya mengakui ada kejanggalan dalam naskah itu.

Tiru Langkah Liverpool dan Tottenham, Arsenal Resmi Perkenalkan Gabriel Martinelli

Usai Kalahkan Aceh Babel United Skor 3-1, PSCS Cilacap Kokoh di Puncak Klasemen Liga 2

Kasus Pendaki Hilang, Berikut Pedoman yang Harus Dilakukan Jika Tersesat Saat Mendaki Gunung

Tidak Hanya Pacitan, KLB Hepatitis A juga Menyerang Trenggalek, 227 Warga Dirawat di RSUD dr Soedomo

"Saya datang ke sini sebagai pembicara, saya diundang tetapi saya disuruh membacakan deklarasi," ujar Florence.

Teks tersebut menurut para relawan berisi pernyataan Sandiaga Uno, yang ditambahkan beberapa kalimat bernada dukungan untuk pemerintahan baru. Anhar yang mengaku sebagai panitia bertanggungjawab dengan kericuhan yang terjadi.

"Saya sebagai panitia akan bertanggungjawab atas kericuhan ini," ujar dia.

Mediasi Polres Setiabudi kemudian melakukan mediasi antarpendukung Prabowo-Sandiaga tersebut. Mediasi berakhir damai.

Halaman
123
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved