Hepatitis A di Pacitan Masuk Kategori KLB,Simak Cara Penularan hingga Pencegahan

Penyakit Hepatitis A mewabah di Pacitan, Jawa Timur, simak cara penularan hingga pencegahannya disini ya.

Hepatitis A di Pacitan Masuk Kategori KLB,Simak Cara Penularan hingga Pencegahan
Istimewa/dok.Kadinkes Pacitan
Petugas Dinas Kesehatan memeriksa pasien Hepatitis A yang dirawat di Puskesmas Sukorejo, Pacitan 

TRIBUNBATAM.id - Heboh penyakit Hepatitis A yang meyebar di Pacitan, Jawa Timur.

Bahkan mewabahnya penyakit Hepatitis A di Pacitan ini masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

Hepatitis A yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur sebanyak 957 orang, yang mana menyerang organ hati.

Hepatitis merupakan proses peradangan sel-sel hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini dapat menular dari satu orang kepada orang lain.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menyampaikan, virus Hepatitis A termasuk family picornaviridae genus hepatovirus yang merupakan RNA (ribonucleic acid atau asam ribonukleat) virus.

"Kejadian luar biasa (KLB) terjadi dengan pola common source," kata Anung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/7/2019) sore.

UPDATE, Hasil Brazil vs Argentina, Roberto Firmino Tambah Keunggulan Tim Samba, Brazil Unggul 2-0

Innalillahi Waiinnailaihi Rajiun, Mantan Suami Rita Sugiarto, Jacky Zimah Meninggal Dunia

Google Indonesia Kirim Jumper Hadiah Istimewa untuk Bayi Google yang Viral di Dunia Maya

Sedang Berlangsung Babak II Live Streaming Brazil vs Argentina, Skor Sementara Brazil Unggul 1-0

Cara penularan

Anung menjelaskan, common source umumnya terjadi dari pencemaran air minum, makanan yang tidak masak dengan baik, makanan tercemar, kebersihan individu dan lingkungan yang buruk.

Selain itu, penularan dapat melalui fekal-oral atau masuk ke dalam saluran pencernaan melalui makanan dan minuman yang tercemar tinja penderita Hepatitis A.

"Virus ditemukan pada tinja dan mencapai puncak 1-2 minggu sebelum timbulnya gejala dan berkurang secara cepat setelah timbulnya gejala disfungsi hati yang timbul bersamaan setelah munculnya sirkulasi antibodi HAV (Hepatitis A Virus) dalam darah," ujar Anung.

Halaman
123
Editor: Mona Andriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved