BATAM TERKINI

Ikut Edarkan Sabu, Wanita Pemilik Rumah Makan di Karimun Saksikan Pemusnahan Sabu Oleh BNN Kepri

Seorang wanita pemilik rumah makan di Karimun yang tertangkap saat mengedarkan sabu ikut mneyaksikan pemusnahan sabu oleh BNN Kepri, Kamis (4/7/2019).

Ikut Edarkan Sabu, Wanita Pemilik Rumah Makan di Karimun Saksikan Pemusnahan Sabu Oleh BNN Kepri
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kepri, B Pramiadi, saat memimpin pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan pihak berwajib Mei 2019 lalu. Sebanyak 692,51 gram narkotika jenis sabu pun dimusnakan, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 692,51 gram narkotika jenis sabu akhirnya dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, Kamis (4/7/2019) siang.

Bertempat di kantor BNN Provinsi Kepri, pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan BNN Kepri, B Pramiadi.

Saat agenda pemusnahan, Pramiadi mengatakan, narkotika jenis sabu yang dimusnahkan tersebut didapat dari tiga orang tersangka.

"Ketiganya tertangkap di tempat berbeda. Salah satunya adalah emak-emak yang memiliki rumah makan di Kabupaten Karimun sana," terangnya saat press release dilakukan.

Pramiadi mengatakan, untuk total keseluruhan narkotika jenis sabu yang didapatkan sebenarnya lebih banyak dari angka yang akan dimusnahkan.

Namun beberapa gram di antaranya disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

"Sisanya sebanyak 69.79 gram akan diadakan uji laboratorium dan bukti di persidangan," terangnya lagi.

Kapolresta Barelang Sebut Batam Idealnya Miliki 400 Unit CCTV di Area Publik, Sekarang Cuma Punya 10

Tak Cuma Busana Kasual, Celcius Batam Kini Juga Hadirkan Busana Muslim Pria

Bisakah Klaim Asuransi Jasa Raharja Jika Korban Tak Miliki SIM? Simak Penjelasannya!

INFO CPNS 2019 - Pemko Batam Ajukan 1.980 CPNS Baru, Cek Syarat, Formasi dan Cara Daftar!

Sementara, ketiga orang tersangka tersebut terdiri dari seorang ibu berisinial I (38), serta dua orang pria berinisial A (29) dan U (41).

Ketiganya berhasil diamankan di daerah yang berbeda.

"Ibu itu di Karimun. Untuk A di Bandara Hang Nadim Batam, sementara U di daerah sekitar Batu Ampar," ujar Pramiadi menjelaskan.

Dari penuturannya pula, diketahui ketiganya tertangkap pada bulan Mei 2019 lalu. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved