Minggu, 17 Mei 2026

BATAM TERKINI

HEBAT! Perusahaan Elektronik di Muka Kuning Batam Ini Jadi Contoh Industri 4.0 Level Dunia

Ternyata ada satu industri manufaktur di Batam, yang mulai melakukan revolusi industri 4.0, bahkan menjadi percontohan tingkat dunia. Perusahaan apa?

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
PT Schneider Electric Manufacturing Batam, satu dari 10 perusahaan yaqng jadi percontohan revolusi industri 4.0 tingkat dunia 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Country President Schneider Electric Indonesia, Xavier Denoly.

Pada kesempatan itu, Wapres JK didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Airlangga.

“Penilaian kami kepada Schneider Batam berdasarkan program yang mereka jalankan, yaitu Batam Digital Transformation Journey yang dimulai tahun 2017. Program ini meliputi 4 pilar, yaitu cyber security, people and leadership, product life cycle and data management, serta data analytics,” tutur Menperin.

Menurut Kemenperin, kunci keberhasilan perusahaan global asal Perancis itu dalam melakukan transformasi digital dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain pendefinisian komitmen dari manajemen puncak ke level paling bawah dan perumusan target perusahaan secara jelas.

Selanjutnya, pengembangan kompetensi digital serta mengubah mindset, budaya kerja dan organisasi menuju digital attitude. Selain itu, scalling up melalui pengembangan kemampuan dan adopsi model operasional yang baru dan efisien untuk diterapkan di perusahaan.

Key Account & Ecostruxure Prescription Leader PT SEMB Fadli Hamsani menyampaikan, Smart Factory Schneider Electric di Batam adalah bagian dari transformasi digital Schneider Electric secara gtlobal.

Semua solusi tersebut terhubung kepada platform EcoStruxure™, yaitu platform IoT (Internet of Things) milik Schneider Electric yang terbuka, mudah dioperasikan, dan kompatibel. EcoStruxure™ memberikan nilai lebih dalam hal keamanan, keandalan, efisiensi, daya tahan dan konektivitas.

Siap bertransformasi

Pada kesempatan berbeda, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara mengemukakan, mulai banyak industri manufaktur di Indonesia yang siap memasuki era industri 4.0. Ini ditandai dengan antusiasnya mereka dalam mengikuti penilaian Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).

“INDI 4.0 merupakan indeks acuan bagi industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan industri bertransformasi menuju industri 4.0 di Indonesia,” jelasnya.

Sampai saat ini, sebanyak 328 perusahaan industri sudah melakukan self-assesment INDI 4.0 secara online melalui akun SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional).

Jumlah itu meliputi 39 perusahaan industri makanan dan minuman, 10 perusahaan industri tekstil, serta 30 perusahaan industri kimia.

Selanjutnya, 198 perusahaan industri otomotif, 28 perusahaan industri elektronika, 11 perusahaan industri logam, 11 perusahaan industri aneka, dan 1 perusahaan industri EPC.

“Dari hasil self-assesment INDI 4.0, industri di Indonesia cukup siap untuk bertransformasi menuju indsutri 4.0,” tegasnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved