Menebak Tenaga Rupiah di Tengah Dunia yang Tak Pasti Hingga Akhir Tahun

Nilai tukar saat ini terombang-ambing oleh ketidakpastian global, mulai dari isu perang dagang, konflik AS vs Iran hingga seretnya perdagangan

Menebak Tenaga Rupiah di Tengah Dunia yang Tak Pasti Hingga Akhir Tahun
THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI
Ilustrasi rupiah 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Nilai tukar mata uang saat ini terombang-ambing oleh ketidakpastian global, mulai dari isu perang dagang, konflik AS vs Iran hingga seretnya perdagangan dunia.

Pekan lalu, rupiah berhasil ditutup menguat di level Rp 14.083 per dollar AS atau menguat 0,31% dalam sepekan.

Namun, di awal perdagangan pekan ini, Senin (8/7/2019), rupiah melemah 0,18% ke level Rp 14.108.

Pelemahan nilai tukar rupiah hari ini berjalan seiring dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia.

KPPU: Proses perkara dugaan kartel tarif tiket pesawat akan ditentukan pekan depan

Hasil Lengkap SBMPTN 2019 Diumumkan Selasa 9 Juli 2019 Pukul 15.00 WIB, Cek sbmptn.ltmpt.ac.id

Ogah Bayar Bagasi Tambahan, Pria Ini Pakai Semua Bajunya Saat Naik Pesawat

Di Benua Kuning, won menjadi mata uang dengan pelemahan terbesar, yakni 0,75% pada hari ini. 

Analis PT Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf mengungkapkan, nilai tukar rupiah masih berpeluang untuk kembali di bawah angka Rp 14.000 per dollar AS.

Hal ini dapat terjadi ketika perang dagang antara AS dan China dapat memberi sinyal positif terkait kepastian mengenai hubungan dagang kedua negara tersebut.

Selain itu, potensi kebijakan Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat suku bunga juga turut mempengaruhi hal tersebut.

"Kalau misalnya kedua ini bisa segera direalisasi di semester 2 ini, ya bukan tidak mungkin hal ini menjadi pemicu rupiah bergulir di bawah Rp 14.000 per dollar AS," ujar Deddy.

Menurut Dedy, pemangkasan tingkat suku bunga oleh BI akan berpengaruh pada sektor industri yang diharapkan bisa tumbuh. Selain itu, pemangkasan ini secara tidak langsung bisa mengurangi tingkat angka pinjaman kredit yang bisa membantu sektor usaha.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved