Kisah Tragis Akhir Idjon Djanbi Danjen Kopassus,Jabatan Dilucuti & Dimakamkan Tanpa Upacara Militer

Komandan atau Dandjen Kopassus pertama, Idjon Djanbi mengalami nasib yang cukup miris jelang akhir kariernya di pasukan baret merah

Kisah Tragis Akhir Idjon Djanbi Danjen Kopassus,Jabatan Dilucuti & Dimakamkan Tanpa Upacara Militer
Kolase Kopassus.mil.id dan Tribunnews
Nasib Miris Danjen Kopassus Pertama Idjon Djanbi 

Tiba di sana, ia mengeluhkan sakit hebat di bagian perutnya.

Keluarga segera membawanya ke rumah sakit Panti Rapih.

Hasil diagnosa dokter diketahui bahwa Idjon Djanbi mengalami usus buntu dan harus dioperasi.

Usai dua minggu dioperasi tidak kunjung sembuh malah bertambah parah.

Ternyata usus besarnya turut bermasalah, sehingga jiwanya tidak tertolong lagi.

Idjon Djanbi tutup usia di rumah sakit Panti Rapih pada 1 April 1977.

Keluarga memutuskan memakamkannya di TPU Yogyakarta.

Idjon Djanbi meninggal di Yogyakarta tahun 1977, pihak berwenang sempat alpa, hingga tak disediakan protokoler upacara pemakaman secara militer, sebagaimana anggota TNI pada umumnya.

Sebagai komandan pertama Kopassus, Idjon Djanbi dimakamkan tanpa tembakan salvo.

Idjon Djanbi dikebumikan tanpa tembakan salvo penghormatan sebagai Bapak Kopassus Indonesia yang sangat berjasa mencetak Pasukan Komando berkelas dunia yang kini dikenal dengan nama Kopassus.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved