Apri Sujadi Hanya Mengeluh, Pihak Operator Tak Dengarkan Dia, Beberapa Daerah Tetap Susah Sinyal

Bupati Bintan Apri Sujadi mengeluhkan operator seluler atas leletnya jaringan internet pada sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bintan.

Apri Sujadi Hanya Mengeluh, Pihak Operator Tak Dengarkan Dia, Beberapa Daerah Tetap Susah Sinyal
TRIBUNBINTAN.COM/ALFANDI SIMAMORA
Bupati Bintan Apri Sujadi memberikan piagam kepada pegawainya, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Bupati Bintan Apri Sujadi mengeluhkan pihak operator telepon seluler atas leletnya jaringan internet pada sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Misalnya, warga di daerah Lintas Barat, masih terbilang susah untuk mendapatkan sinyal.

Sebab sinyal masih hilang-hilang timbul dan tidak normal.

Padahal secara tertulis pihaknya melalui Dinas Kominfo Kabupaten Bintan sudah berkali-kali melayangkan surat ke pihak operator.

Namun, kendala tersebut belum juga ditanggapi pihak operator seluler.

Hari Pertama Masuk SD, Orangtua Pilih Tunggu di Sekolah Sampai Anak Pulang

Anda Pecinta Bubble Tea? Wajib Coba 7 Milk Tea Paling Hits di Taiwan Berikut Ini

Satu Warga Tewas Pada Gempa Magnitudo 7,2 di Maluku Utara, Banyak Bangunan Rusak

Anda Pecinta Bubble Tea? Wajib Coba 7 Milk Tea Paling Hits di Taiwan Berikut Ini

"Satu yang menjadi keluhan dan kendala kita mendapatkan sinyal memang di daerah Lintas Barat.
Tetapi kita sudah layangkan surat 4 kali, sampai saat ini belum juga direspon," ucap Apri, Senin (15/7/2019).

Lanjutnya, selain daerah jalan Lintas Barat, daerah-daerah di pulau-pulau juga mengalami hal serupa.

"Daerah pulau-pulau atau daerah pesisir gitu memang masih susah sinyal dan hal itu juga sudah kita sampaikan," tutur Apri.

Apri juga mengungkapkan, Pemkab Bintan sudah mengusulkan kepada kementrian untuk dapat memanfaatkan dana desa dalam pengadaan jaringan internet.

"Ya supaya dana desa itu bisa untuk dipakai program internet juga lah," kata Bupati Bintan ini.

(TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved