Merasa Tidak Ada Kejelasan, Pekerja di Tanjunguncang Batam Minta Pertanggungjawaban

Merasa tidak ada pertanggungjawaban dari pihak perusahan Antonius (44) pekerja di PT. Tan Indo Sukses, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Minta Bantua

Merasa Tidak Ada Kejelasan, Pekerja di Tanjunguncang Batam Minta Pertanggungjawaban
tribunbatam.id/ian Pertanian
Lokasi Perusahaan Tempat Dimana Antonius Bekerja 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Merasa tidak ada pertanggungjawaban dari pihak perusahan Antonius (44) pekerja di PT Tan Indo Sukses, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Minta Bantuan dari pengacara.

Antonius, pada 7 Mei 2019 lalu mengalami kecelakaan kerja yang membuat telapak kaki sebelah kananya hampir remuk.

Dan harus di amputasi. Namun selama bekerja Antonius tidak memiliki kartu BPJS untuk meringankan biaya pengobatannya.

Antonius, hanya dibantu seadainya oleh pihak perusahaan. Kasus yang menimpanyapun diaerahkan sepenuhnya kepada pengacara untuk menangani kasusnya.

Seorang Nelayan Anambas Berharap Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Lagi, Jawaban Susi Justru Tak Terduga

Dengar Keluhan Nelayan, Susi Pudjiastuti Tegaskan: Yang Tidak Boleh Itu Jual Ikan di Tengah Laut

Pemerintah Terbitkan Aturan Insentif, Impor Pesawat dan Suku Cadangnya Bebas PPN

Isdianto Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Finalis Miss Grand Indonesia 2019 Asal Kepri

Edward Kamaleng selaku kuasa hukum yang mendampingi Antonius, mengatakan sangat menyesalkan apa yang menimpa Antonius.

Pasalnya kecelakaan kerja tersebut terjadi saat pekerja melakukan aktifitas di dalam perusahaan.

"Ini harus menjadi tanggung jawab perusahaan," kata Edward.

Edward menceritakan kronologis kejadian dimana kaki kliennya tertimpa forkilf saat melakukan aktifitas diareal perusaan.

Dia juga mengatakan pihak perusahaan tidak mendaftarkan pekerja ke BPJS.

BPS Sebut Orang Miskin Kepri Bertambah 3.100 Orang, Indikatornya dari Kemampuan Beli Rokok dan Beras

Download Musik MP3 Kumpulan Lagu DMasiv Top Hits di Android dan iPhone

2 Warga Batam Ditangkap Polisi, Sudah Sering Selundupkan TKI Ilegal ke Malaysia

Datang ke Anambas, Susi Pudjiastuti Diserbu Emak-emak, Ternyata Hanya Untuk Lakukan Ini

"Ini juga sangat kita sesalkan. jadi kita meminta perusahaan untuk bertanggung jawab," kata Edward.

Saat ini kasuanya sedang dilakukan mediasi, namu pihak perusahaan masih terkesan tidak mengindahkan mediasi yang dilakukan.

"Kita masih menunggu jawaban dari pihak perusahaan, Jika tidak ada keputusan atau kesepakatan. kasusnya akan kita bawa ke jalur hukum, sesuai prosedur yang ada,"kata Edward.

Sampai berita ini diturunkan pewarta masih menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan menganai kasua tersebut.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved