KILAS SEJARAH

Benny Moerdani Syok Temui Peluru Kedaluwarsa Saat Kopassus Bebaskan Sandera di Pesawat Garuda

Saat itu Kopassus tengah melakukan operasi pembebasan sandera penumpang pesawat Garuda Woyla

Benny Moerdani Syok Temui Peluru Kedaluwarsa Saat Kopassus Bebaskan Sandera di Pesawat Garuda
Kolase Istimewa via TribunJabar
Benny Moerdani Syok Temui Peluru Kedaluwarsa Saat Kopassus Bebaskan Sandera di Pesawat Garuda 

Oleh karena itu Mayjen Benny Moerdani kemudian menggantikan senapan M16A1 dengan senapan serbu H&K MP5 SD-2 buatan Jerman ketika operasi.

 

Senapan M16A1
Senapan M16A1 (airsoft266.rssing.com via TribunJambi)

Senapan baru itu sangat cocok untuk pertempuran jarak dekat dan pelurunya yang dibuat secara khusus dan tidak akan merusak pesawat.

Tapi yang menjadi masalah, pembagian MP5 dan pelurunya dilakukan mendadak ketika pasukan berada di dalam pesawat dan sudah bersiap di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk bertolak ke Bangkok.

Merasa ragu ada yang tidak beres dengan MP5, apalagi semua pasukan antiteror belum pernah menggunakannya, Kolonel Sintong pun memberanikan diri minta izin kepada Mayjen Benny untuk mencoba senjata.

Sontak Benny langsung sangat marah atas permintaan Kolonel Sintong karena merasa diremehkan.

 

 

Tapi, ternyata uji coba penembakan MP5 diizinkan oleh Mayjen Benny meski pesawat sudah nyala mesinnya dan nyaris berangkat.

Mesin pesawat pun kemudian dimatikan.

Sejumlah pasukan antiteror kemudian menembakkan MP5 ke arah tanggul yang menjadi penahan panas yang keluar dari knalpot (exhaust) pesawat.

Semua senapan MP5 yang masih terbilang baru itu ternyata macet ketika ditembakkan.

Mayjen Benny pun terkejut bukan kepalang.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved